Prabowo Tinjau Stasiun Manggarai, Sapa "Anker" yang Mau ke Tanah Abang

2026-01-11 03:50:13
Prabowo Tinjau Stasiun Manggarai, Sapa
JAKARTA, - Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta, pada Selasa siang.Sebelum peresmian tersebut, Prabowo bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya berangkat dari Stasiun Manggarai, Jakarta.Turut mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dan Direktur Utama (Dirut) PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin.Baca juga: Ditanya Soal Tawaran Masuk Kabinet Prabowo, Ini Jawaban Ignasius JonanPrabowo yang mengenakan kemeja safari berwarna coklat muda, tampak masuk dari gerbang utara Stasiun Manggarai. Ia kemudian menggunakan tiket kartu commuter line untuk masuk ke Stasiun Manggarai.Ketika masuk, Prabowo langsung menyapa pengguna kereta rel listrik (KRL) commuter line yang kerap disapa sebagai "Anker" atau "anak kereta".Terlihat seorang ibu yang membawa anak laki-lakinya disapa oleh Prabowo."Mau ke mana kamu?" tanya Prabowo kepada anak tersebut."Mau ke Tanah Abang," jawab ibu tersebut.Baca juga: Dukung Kereta Petani-Pedagang, Prabowo Disebut Minta Tambah KapasitasKemudian, Prabowo juga menyapa perempuan yang berada di dekat ibu tersebut dan menanyakan asalnya."Asli dari mana?" tanya Prabowo."Asli Depok," jawab ibu tersebut,Setelah itu, Prabowo melanjutkan peninjauannya di Stasiun Manggarai sambil mendapatkan penjelasan dari Dudy dan Bobby.Usai meninjau Stasiun Manggarai, Prabowo bersama rombongan bertolak ke Stasiun Tanah Abang Baru dengan menggunakan KRL commuter line.Baca juga: Kereta Petani dan Pedagang Akan Diluncurkan Bulan Ini, Tiket Penumpang Bakal DisubsidiSebagai informasi, Stasiun Tanah Abang kini memiliki wajah baru usai PT KAI (Persero) melakukan renovasi besar-besaran di sejumlah sisi stasiun. Salah satunya adalah pembangunan stasiun baru, yang memperluas stasiun lama.Penumpang kereta commuter line dari arah Bogor, misalnya, kini mulai diturunkan di stasiun baru tersebut.Adapun proyek ini melibatkan tiga kontraktor utama, yakni PTPP untuk bangunan dan jalur rel, PT Chikal Prima Rasa untuk sistem listrik dan sinyal, serta PT KAPM untuk penataan lanskap dan fasilitas umum.


(prf/ega)