Sepanjang Januari-Oktober 2025, 440 Barang Tertinggal di Kereta dengan Nilai Estimasi Rp 923 Juta

2026-01-13 06:24:43
Sepanjang Januari-Oktober 2025, 440 Barang Tertinggal di Kereta dengan Nilai Estimasi Rp 923 Juta
BLORA, JAWA TENGAH – Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 4 Semarang mencatat 440 barang tertinggal dengan nilai estimasi mencapai Rp 923.131.000.Dari jumlah tersebut, 74 barang termasuk kategori berharga, seperti handphone, laptop, proyektor, dan perhiasan.Baca juga: Bajaj Terancam Ditertibkan, Maxride: Kalau Tidak Dibolehkan, Kami Sudah Mengurus Seluruh LegalitasManager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengatakan pihaknya terus memperkuat aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan pelanggan.“KAI Daop 4 Semarang meningkatkan pelayanan aman dan terpercaya melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pelanggan menemukan barang yang tertinggal di stasiun maupun di kereta api,” ujarnya, Kamis .“Setelah laporan diterima, petugas melakukan penelusuran dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan. Jika memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan pencarian,” jelas Franoto.Saat mengambil barang, pelanggan diwajibkan menunjukkan identitas diri.Informasi barang temuan juga diumumkan melalui pengeras suara di stasiun.Barang makanan hanya disimpan maksimal 1×24 jam sebelum dimusnahkan untuk menjaga kebersihan.Seluruh barang yang ditemukan diberi label, diverifikasi, dan dicatat dalam database Lost and Found KAI yang terintegrasi secara nasional. Sistem ini memudahkan pelaporan dan pencarian barang di stasiun mana pun di Indonesia.Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Daop 4 Semarang mengimbau pelanggan untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaan.“Kami mengajak pelanggan untuk selalu memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta,” kata Franoto.


(prf/ega)