Megawati ke Walhi: Terus Berjuang Jaga Hutan Kita

2026-01-12 04:46:47
Megawati ke Walhi: Terus Berjuang Jaga Hutan Kita
JAKARTA, - Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, berpesan kepada Manajer Kampanye Hutan dan Kebun Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Uli Arta Siagian, agar tetap menjaga kelestarian hutan di Indonesia.Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto, menyampaikan hal itu dalam seminar nasional Refleksi Hari Anti Korupsi Sedunia di Sekolah Partai PDI-P, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa ."Pesan Ibu secara khusus kepada Mbak Uli Arta Siagian, 'terus berjuang untuk menjaga hutan-hutan kita dan lingkungan hidup kita’,” kata Hasto yang disambut tepuk tangan kader dan peserta seminar nasional yang hadir.Baca juga: PDI-P soal Koalisi Permanen: Usulan Mengada-ada, Tak Sesuai Realita PolitikDalam kesempatan itu, Hasto juga menekankan bahwa PDI-P memberikan dukungan kepada Walhi."Karena kita diajarkan oleh Bung Karno dan Ibu Mega untuk merawat pertiwi. Jadi kami siap memberikan dukungan sepenuhnya kepada Walhi," tegas Hasto.Di sisi lain, Hasto menilai bahwa bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera merupakan kesalahan kebijakan.“Bencana besar yang terjadi (di) Aceh, Sumatera Barat, dan kemudian Sumatera Utara tidak terlepas dari kesalahan kebijakan yang diambil oleh pemegang kekuasaan, penguasa,” tegas Hasto.Baca juga: Menembus Daerah Terisolasi, DPD PDI-P Aceh Terus Salurkan Bantuan untuk Korban BanjirHasto menilai bahwa ini merupakan peristiwa yang sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk melakukan kritik dan otokritik.Pada momentum Hari Antikorupsi Sedunia ini, Hasto menginginkan agar semua pihak bertekad untuk membangun sistem pencegahan korupsi, termasuk bagi aparat penegak hukum.“Saya pikir juga harus perlu disentuh. Karena yang paling diharamkan itu justru dari aparat penegak hukum. Kita begitu prihatin begitu ada kasus-kasus korupsi yang melibatkan aparat-aparat penegak hukum,” jelas Hasto.Diberitakan sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa sebanyak 40 jenazah korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ditemukan pada hari ini, Senin .Baca juga: Eks Jubir KPK Johan Budi Tak Setuju Prabowo Beri Amnesti untuk Sekjen PDI-P HastoDengan demikian, total korban meninggal dunia dari sebelumnya 921 orang ditambah 40 jenazah yang ditemukan pada hari ini menjadi 961 jiwa."Pada hari ini, per pukul 16.00 WIB sekali lagi Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, empati dan simpati yang sangat mendalam bagi saudara-saudara kita, keluarga korban. Tim gabungan menemukan 40 jenazah," kata Abdul dalam konferensi pers virtual, Senin.Ia merinci, korban meninggal dunia di Provinsi Aceh bertambah sebanyak 23 jiwa, dari 366 menjadi 389 jiwa."Untuk Sumatera Utara, dari 329 jasad yang sudah ditemukan per kemarin, hari ini bertambah 9, menjadi 338 jiwa meninggal dunia," tutur Abdul.Baca juga: Bahlil Doakan Puan Jadi yang Terbaik di PDI-P: Amin DongSementara itu, untuk korban meninggal dunia di Sumatera Barat juga bertambah delapan jiwa, sehingga dari 226 jiwa menjadi 234 jiwa.Abdul menegaskan, 293 korban jiwa yang masih hilang akan terus dicari dengan upaya semaksimal dan seoptimal mungkin."Tentu saja, tim gabungan di lapangan akan terus melakukan upaya semaksimal mungkin, seoptimal mungkin, seefektif mungkin, agar jumlah korban yang saat ini masih hilang bisa kita minimalkan, bisa kita reduksi sedikit mungkin," kata Abdul.


(prf/ega)