Pedagang Sate di Malioboro Ditertibkan Imbas Keluhan Wisatawan

2026-01-12 04:38:26
Pedagang Sate di Malioboro Ditertibkan Imbas Keluhan Wisatawan
YOGYAKARTA, - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Yogyakarta menertibkan pedagang sate dan pedagang lainnya di kawasan Jalan Malioboro.Kasi Dalops Satpol PP Kota Yogyakarta, Yudho Bangun Pamungkas menyatakan, penertiban ini tidak hanya menyasar pedagang sate, meskipun aduan terbanyak diterima terkait pedagang sate. "Jadi, tadi penertibannya itu sebenarnya bukan hanya sate, walaupun yang memang banyak aduan ke kami memang masalah sate," ujar Yudho saat dihubungi, Selasa .Penertiban dilakukan mulai dari sekitar Pos Pengamanan Teteg, Jalan Malioboro, hingga Jalan Senopati.Baca juga: Malioboro Bakal Bebas Kendaraan Saat Malam Tahun BaruSebanyak 24 Pedagang Kaki Lima (PKL) ditertibkan, dengan 14 di antaranya merupakan pedagang sate."Dari 24 itu, 14 di antaranya memang sate (pedagang)," katanya.Menurut Yudho, para pedagang sate ini kerap berjualan di dekat persimpangan yang berdekatan dengan Malioboro, seperti di Simpang Dagen, Jalan Margomulyo, Simpang Suryatmajan, dan sekitar Ngejaman."Nah, itu kan memang simpang-simpang yang mereka biasanya lari kalau ada petugas lari gitu," kata dia.Yudho menjelaskan, pihaknya banyak menerima keluhan dari wisatawan terkait asap berlebih dari pedagang sate dan pembuangan bungkus jualan yang sembarangan."Ada kalanya mereka itu membuangnya hanya ditaruh di tempat mereka jualan itu terus, kalau ada petugas mereka pergi, ditinggal," beber dia.Satpol PP Kota Yogyakarta mengamankan barang-barang dagangan para pedagang. Khusus pedagang sate, tempat panggangan diamankan."Ya sudah kita amankan, kita bawa ke Mako. Kalau yang lain mungkin yang diamankan kayak payung, payung besarnya untuk berjualan, terus, kursi-kursinya kita amankan juga," ujar dia.Baca juga: Polisi Sterilisasi Malioboro dari Kendaraan Bermotor Mulai Pukul 18.00 Saat Malam Tahun BaruSebelumnya, keluhan wisatawan mengenai asap sate yang berlebih di Jalan Malioboro sempat viral di media sosial Instagram."Permisi min mau curhat sedikit saya udah beberapa hari di daerah Malioboro dan tadi saya berbelanja di salah satu toko di Malioboro tepatnya di depan masjid depan Kantor DPRD DIY gang Sosrowijayan, saya berbelanja di toko tersebut panas banget ditambah asap tukang sate yang tak beraturan dan saya kasihan sama karyawan dan yang punya toko karna beberapa tak jadi berbelanja karna asap sate tersebut bahkan ada karyawan sampe sakit mata bahkan menangis karna asap sate tersebut," tulis salah satu wisatawan di media sosialnya. Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat, menyatakan bahwa pihaknya telah beberapa kali melakukan patroli dan tindakan tipiring (tindak pidana ringan) kepada penjual sate yang melanggar."Dulu pernah melakukan tipiring, berulang kali kita melakukan penyitaan," ujar Octo saat dihubungi, Minggu .


(prf/ega)