6 Hal Ini Ternyata Paling Sering Dilakukan Orang di ChatGPT

2026-01-12 05:47:00
6 Hal Ini Ternyata Paling Sering Dilakukan Orang di ChatGPT
- ChatGPT, chatbot berbasis kecerdasan buatan dari OpenAI, kini memasuki tahun ketiganya sejak pertama kali diperkenalkan pada 2022.Dalam perjalanannya, teknologi ini berkembang pesat dari sekadar pratinjau riset menjadi salah satu alat digital yang banyak digunakan oleh masyarakat di berbagai situasi. Baik untuk kebutuhan personal, pendidikan, kreatif, hingga profesional.Merayakan momen tersebut, OpenAI merilis rangkuman menarik mengenai kebiasaan para pengguna selama berinteraksi dengan ChatGPT.Temuan ini menunjukkan bahwa chatbot AI tidak hanya dimanfaatkan untuk mencari informasi cepat, tetapi juga sebagai pendamping berpikir, alat bantu produksi konten, hingga mitra dalam menyelesaikan tugas-tugas harian. Berikut enam hal yang paling sering dilakukan orang saat menggunakan ChatGPT.Baca juga: Trik Buat Daftar Pustaka Skripsi Pakai ChatGPT, Praktis dan CepatBanyak pengguna memilih mengunggah foto atau gambar untuk dianalisis langsung oleh ChatGPT. Mereka meminta saran estetika, perbaikan resolusi, identifikasi objek, hingga rekomendasi editing.Bahkan aktivitas ini lebih sering dilakukan dibanding membuat gambar AI baru dari nol. Model multimodal ChatGPT dianggap lebih mudah dipakai karena cukup mengirim gambar dan langsung mendapat insight tanpa perlu memahami prompt visual yang kompleks.ChatGPT juga sering diminta membaca konten dari sebuah situs, lalu meringkas, memvalidasi informasi, atau membandingkannya dengan sumber lain. Fitur browsing ini membantu pengguna menghemat waktu, karena tidak perlu membuka banyak tab sekaligus.Selain itu, ChatGPT bisa mengekstrak informasi penting dari artikel panjang, laporan riset, hingga laman produk. Bagi banyak orang, fungsi ini serasa punya “asisten riset pribadi” yang selalu siap membantu.Baca juga: Meta Tendang ChatGPT dan Copilot dari WhatsAppKemampuan reasoning membuat ChatGPT sering dipakai untuk memecahkan masalah, menyusun rencana, atau mengevaluasi ide. Banyak pengguna meminta chatbot menjadi partner diskusi untuk mencari pro-kontra sebuah keputusan.ChatGPT juga sering dilibatkan dalam simulasi logika, penalaran matematis, hingga brainstorming strategi proyek. Pendeknya, fitur ini bukan sekadar memberikan jawaban cepat, tapi membimbing pengguna berpikir lebih sistematis.Meski intensitasnya tidak sebesar aktivitas unggah gambar, kemampuan membuat visual tetap banyak dimanfaatkan. Pengguna meminta AI menghasilkan konsep desain, ilustrasi, poster, hingga moodboard kreatif.Biasanya, fitur ini digunakan untuk eksplorasi ide visual sebelum karya akhir dibuat secara manual di aplikasi desain. Hasil gambar AI juga sering dijadikan inspirasi atau referensi awal sebelum dieksekusi lebih detail.Fitur analisis data memungkinkan pengguna mengunggah file berisi tabel, angka, atau statistik untuk diolah. ChatGPT dapat membersihkan data, mencari pola, membuat ringkasan, hingga memvisualisasikannya dalam grafik.Banyak juga yang memakainya untuk memahami laporan bisnis, studi akademik, atau kinerja sebuah produk. Fungsi ini memudahkan siapa pun membaca data tanpa harus menjadi analis profesional.Fitur voice-to-text membantu pengguna mengubah rekaman suara menjadi tulisan secara otomatis. Mulai dari hasil rapat, wawancara, ide lisan, hingga catatan penting dapat ditranskrip dengan cepat.


(prf/ega)

Berita Lainnya