JAKARTA, - Repan (16), seorang remaja dari komunitas Baduy Dalam, yang menjadi korban pembegalan di kawasan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, telah kembali ke kampung halamannya di Baduy, Lebak, Banten, pada Minggu .Kedatangan Repan disambut hangat oleh tokoh adat setempat."Kami bersyukur korban sudah sehat dan bisa pulang serta berkumpul bersama anggota keluarga," ujar Sekretaris Desa Kanekes Kabupaten Lebak, Medi, saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Minggu, dikutip dari Antara.Baca juga: Warga Baduy Dibegal di Jakarta Saat Jualan Madu, Uang Rp 3 Juta Raib, Ditolak RS karena Tak Punya KTPSetelah berjalan kaki selama tiga hari dari Jakarta, Repan disambut oleh tokoh adat, termasuk Jaro Tangtu Jaro Adat (Jaro Alis) dan Jaro Oom (Jaro Pemerintahan), serta orang tuanya dan masyarakat Baduy Dalam dan Baduy Luar.Kompas.com/Dian Erika Repan (16) pemuda Suku Baduy Dalam saat dijumpai Kompas.com di kawasan Tanjung Duren Dalam, Jakarta Barat, Rabu . Repan merupakan korban pembegalan di Jakarta Pusat dan sempat mengalami lupa parah akibat sabetan senjata pelaku begal.Repan, yang berjualan madu keliling, menjadi korban kejahatan pembegalan yang terjadi di Jakarta.Dalam insiden tersebut, pelaku yang diduga berjumlah empat orang merampas uang hasil penjualannya sebesar Rp 3 juta dan 10 botol madu.Selain itu, Repan juga mengalami luka akibat sabetan senjata tajam berupa celurit di bagian tangan kiri.Beruntung, Repan iselamatkan oleh teman kenalannya yang merupakan warga Jakarta. Ia segera membawa Repan ke rumah sakit. "Kami sebagai perwakilan desa tentu berterima kasih kepada warga yang menolongnya, juga kepada kepolisian dan pemerintah Provinsi Banten," tambah Medi.Jaro Oom menyatakan rasa syukur atas kembalinya Repan yang kini telah sehat dan sembuh dari luka-lukanya.Namun, ia juga meminta agar pelaku kejahatan menyerahkan diri kepada aparat kepolisian setempat.Baca juga: Jenguk Warga Baduy Korban Begal di Jakarta, Andra Soni: Segera Tangkap Pelaku"Kita mengecam pelaku kejahatan yang menimpa warganya itu, dan supremasi hukum harus ditegakkan," tegasnya.Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan bahwa langkah awal penyelidikan telah dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi dan penelusuran berbagai petunjuk di lokasi kejadian."Pelaku masih dalam pengejaran, dan polisi terus memburu pelaku dengan upaya maksimal. Petugas kepolisian bekerja keras untuk menyelidiki kasus tersebut," ungkapnya.
(prf/ega)
Kembali ke Kampung Halaman, Warga Badui Korban Begal di Jakarta Disambut Tokoh Adat
2026-01-12 05:37:20
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:20
| 2026-01-12 05:03
| 2026-01-12 04:04
| 2026-01-12 04:01










































