- Jika kopi diminum untuk melawan kantuk dan teh biasanya menjadi pendamping makanan, lantas kapan waktu yang tepat untuk meminum jamu?Jamu dibuat dari akar maupun daun tanaman herbal sehingga memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh.Lebih dari sekedar minuman pelengkap, jamu justru dianggap sebagai obat tradisional berkat kandungan dan khasiat alaminya.Menurut Co-Founder dan CEO Suwe Ora Jamu, Nova Dewi, tidak ada waktu khusus untuk menikmati jamu. Jamu sah-sah saja dinikmati kapan pun, baik pagi, siang, sore, bahkan malam hari. Baca juga: 4 Gerai Minuman Halal di Jakarta, dari Jamu sampai MatchaKompas.com/Krisda Tiofani Co-Founder dan CEO Suwe Ora Jamu, Nova Dewi, dalam konferensi pers omakase jamu di Dwangsa9 Resto & Lounge The 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa, Rabu ."Enggak ada pantangannya (minum jamu). Tergantung kebutuhan tubuh kita masing-masing," kata Nova dalam konferensi pers omakase jamu di Dwangsa9 Resto & Lounge The 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa, Rabu .Nova menyarankan, sebaiknya waktu meminum jamu dapat dimasukkan ke jadwal aktivitas sehari-hari.Misalnya, membangun kebiasaan minum jamu dapat dimulai setiap pagi sebelum menghabiskan waktu seharian di luar maupun dalam ruangan."Kenapa kok dianjurkan ada jam minum jamu? Ya sederhananya supaya ingat minum jamu layaknya minum susu," saran Novi.Baca juga: Resep Jamu Beras Kencur Simpel, Pakai Beras Putih dan 4 Rempah Ini!Kompas.com/Krisda Tiofani The 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa dengan Suwe Ora Jamu, menawarkan konsep omakase jamu bagi tamu Dwangsa9 Resto & Lounge selama enam bulan.Porsi minum jamu setiap hari tidak perlu terlalu banyak. Cukup minum sekitar 20-30 mililiter jamu setiap hari saat kondisi tubuh sedang fit."Setiap minum jamu, jadi ingat jamu itu sehat, memberi tahu badan kita juga bahwa tubuh kita sehat," tambah dia.Peracik jamu di Acaraki Kota Tua, Aris, juga pernah menyampaikan saran serupa saat ditemui Kompas.com pada satu tahun silam.Baca juga: Jamu dan Wedang Indonesia Diperkenalkan di Swiss Lewat Teknologi Kapsul"Pada intinya, jamu itu bagus dikonsumsi sore hari, tetapi diminum siang atau malam juga boleh saja," kata Aris, dikutip dari Kompas.com, Sabtu .Aris pun menegaskan bahwa jamu bukanlah obat atau penyembuh sakit. Jadi, bisa dikonsumsi selama tubuh dalam kondisi sehat, jangan menunggu sakit."Jamu itu mencegah, bukan mengobati. Kalau sakit, bisa langsung ke dokter," tutup dia.Baca juga: Filosofi Jamu, Warisan Leluhur yang Tetap Relevan
(prf/ega)
Mau Minum Jamu, Adakah Waktu yang Tepat?
2026-01-12 03:24:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:18
| 2026-01-12 03:05
| 2026-01-12 01:58
| 2026-01-12 01:55
| 2026-01-12 01:32










































