Sekjen Liga Muslim Dunia Puji Indonesia Bisa Jaga Keberagaman dan Toleransi

2026-01-13 22:39:51
Sekjen Liga Muslim Dunia Puji Indonesia Bisa Jaga Keberagaman dan Toleransi
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Liga Muslim Dunia Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Issa memuji Indonesia. Ia memuji keberagaman dan toleransi di Indonesia."Indonesia dalam menjaga harmoni kebangsaan dalam perbedaan agama, suku, dan bahasa menjadi contoh penting bagi negara-negara lain, termasuk Arab Saudi. Indonesia memiliki peran penting di dunia Islam dan global. Di benak kami, Indonesia sangat berhasil dalam menjaga persatuan dalam keberagaman masyarakatnya. Ini suatu hal yang istimewa dan memberi pengaruh besar bagi negara lain dan bagi kami," ucap Al Issa saat pertemuan dengan Ketua MPR Ahmad Muzani di kantor Liga Muslim Dunia, Makkah, Selasa (25/11/2025).Menurutnya, Indonesia sangat layak dihadirkan di forum-forum internasional. Ia menganggap Indonesia bisa menjadi contoh terkait keberagaman dan toleransi."Dan kami melihat perhatian besar untuk menguatkan kehadiran Indonesia di forum internasional dan Indonesia sangat patut untuk hadir di forum-forum internasional untuk memberikan contoh," tuturnya."Atas nama Rabithah Alawiyah, kami menyampaikan terima kasih kepada Indonesia karena telah memberi contoh nyata istimewa bagaimana toleransi dalam keberagaman," tambahnya.Diketahui, Muzani akan menghadiri launching platform elektronik Liga Muslim Dunia di Makkah yang digelar malam ini. Menurut Muzani, platform ini sangat penting di era digital yang perkembangan sangat maju dan cepat.Platform ini, kata Muzani, akan berdampak mendekatkan pandangan-pandangan keagamaan, membangun jembatan antar mazhab Islam dengan tujuan akhir menyatukan umat Islam dalam satu persaudaraan dan kemanusiaan, serta menjauhkan dari sikap fanatisme kelompok. Muzani mengatakan Indonesia sangat mendukung inisiasi launching platform Liga Muslim Dunia."Tugas saya sebagai Ketua MPR adalah menjaga persatuan dan kebersamaan dalam keberagaman. Perbedaan bagi kita adalah energi untuk menjaga kekuatan Indonesia sebagai negara persatuan. Para pemimpin kita melihat perbedaan menjadi kekuatan menjaga persatuan bukan justru menjadi perpecahan. Kami harap platform Liga Muslim yang akan di-launching besok bisa bermanfaat agar Islam menjadi agama yang rahmatan lil alamin dan kesadaran kita bersatu sesama umat Islam harus terus digelorakan bahwa itu adalah cara kita untuk bisa tetap kuat," kata Muzani.Simak juga Video Pramono: Toleransi Kunci Kehidupan di Jakarta Berjalan Baik[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-13 21:17