SURAKARTA, - Ratu Belanda Maxima Zorreguieta Cerruti mengunjungi sejumlah lokasi di Kota Solo dan Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Selasa .Kunjungan ini dilakukan dalam kapasitasnya sebagai Advocate for Inclusive Finance for Development, atau Advokat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keuangan Inklusif bagi Pembangunan (UNSGSA).Selama berada di Indonesia, Ratu Maxima akan berdialog dengan masyarakat pengguna layanan keuangan, pelaku usaha kecil, lembaga keuangan, perwakilan pemerintah, penyedia layanan fintech, hingga lembaga pembangunan.Baca juga: Raup Rp 7,9 M dari Permen Berserat Palsu, Mantan Ratu Kecantikan Vietnam Dibui 2 TahunRatu berusia 54 tahun itu juga dijadwalkan bertemu Presiden Indonesia Prabowo Subianto, dalam rangka membahas komitmen RI terhadap perluasan layanan keuangan yang terjangkau dan inklusif.ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/agr Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi (kedua kanan) menyambut Ratu Maxima di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin . Ratu Maxima sudah menaruh perhatian khusus terhadap isu keuangan inklusif sejak masa mudanya.Latar belakangnya sebagai ekonom asal Argentina serta pengalaman kerja di sektor perbankan memperkuat pemahamannya mengenai pentingnya akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.“Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan membangun kehidupan lebih baik,” ujar Ratu Maxima dalam berbagai kesempatan, seperti dikutip dari media Belanda Blauw Bloed.Ia menekankan bahwa akses terhadap layanan keuangan merupakan langkah awal untuk menciptakan kesetaraan sosial dan ekonomi.Sebagai contoh, Maxima menyebut bahwa seseorang yang ingin memulai usaha tentu memerlukan modal.Menurutnya, pinjaman kecil bisa memberi dampak besar bagi kehidupan siapa pun, di mana pun berada.ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Kesehatan Finansial (UNSGSA) yang juga Ratu Belanda Maxima Zorreguieta Cerruti (kanan) membatik kain saat mengunjungi pelaku usaha batik perempuan di Kampung Batik Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Selasa . Dalam kunjungan tersebut Ratu Maxima berdialog dengan pelaku UMKM batik perempuan terkait pemanfaatan layanan keuangan digital untuk mewujudkan misi kesejahteraan finansial pelaku usaha mikro. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/sgdPada 2005, saat PBB mencanangkan Tahun Internasional Kredit Mikro, Ratu Maxima mulai aktif menyuarakan pentingnya layanan keuangan, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan dan masyarakat berpenghasilan rendah.Empat tahun kemudian, Sekretaris Jenderal PBB saat itu, Ban Ki-moon, menunjuknya sebagai advokat UNSGSA.Dalam perannya, Ratu Maxima memberikan masukan strategis kepada PBB serta menjalin kemitraan global untuk memperluas akses terhadap layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan dapat diandalkan.“Layanan keuangan sangat penting untuk menciptakan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pembangunan sosial,” kata Ratu Maxima dalam salah satu pernyataannya.Sebagai advokat global, Ratu Maxima aktif melakukan kunjungan ke berbagai negara.
(prf/ega)
Ratu Belanda Maxima ke Solo sebagai Advokat PBB, Seperti Apa Kerjanya?
2026-01-12 04:40:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:56
| 2026-01-12 03:20
| 2026-01-12 03:19
| 2026-01-12 03:12
| 2026-01-12 02:47










































