Longsor Banjarnegara, Pencarian 26 Orang Hilang Terkendala Cuaca dan Tanah Labil

2026-02-02 16:59:51
Longsor Banjarnegara, Pencarian 26 Orang Hilang Terkendala Cuaca dan Tanah Labil
Jakarta - Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan kondisi terkini operasi pencarian korban tanah longsor di Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.Hingga Kamis siang atau hari ketiga longsor, sebanyak 26 orang masih dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas hingga Rabu malam, sebanyak 50 warga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara tiga warga ditemukan meninggal dunia dan 26 lainnya masih dinyatakan hilang.Advertisement“Jumlah itu bukan Basarnas yang menentukan, tapi berdasarkan laporan resmi yang masuk. Tugas kami adalah mencari korban-korban yang dilaporkan hilang. Itu yang kita laksanakan,” kata Syafii, saat meninjau lokasi longsor di Cilacap, Kamis .Syafii mengatakan bencana di wilayah tersebut memiliki karakter yang hampir sama dengan longsor di lokasi lain di Jawa Tengah, yakni aliran longsor yang menyapu permukiman warga yang berada di tepi ketinggian.“Bentuk bencananya serupa. Terjadi tanah longsor dan aliran longsor itu menyapu penduduk yang berada di tepi ketinggian,” ujar Syafii saat dimintai keterangan mengenai perkembangan di Banjarnegara, di Cilacap, Kamis siang.Menurut Syafii, kendala utama di lapangan adalah curah hujan yang masih sangat tinggi. Kondisi itu menyebabkan alat berat belum dapat bekerja secara efektif hingga Kamis pagi.“Curah hujan di sana cukup tinggi, sehingga alat berat sampai pagi hari ini belum efektif untuk membantu operasi yang kita laksanakan,” katanya. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 14:35