4 Kecamatan di Kebumen Jadi Pilot Project “Kecamatan Berdaya” di Jateng, Program Apa Itu?

2026-01-15 09:35:54
4 Kecamatan di Kebumen Jadi Pilot Project “Kecamatan Berdaya” di Jateng, Program Apa Itu?
KEBUMEN, – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara serentak mencanangkan program unggulan “Kecamatan Berdaya” yang dilaksanakan di 35 kabupaten/kota.Program yang digagas oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, ini bertujuan untuk menjadikan kecamatan sebagai pusat pelayanan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat berbasis inklusif.Acara puncak peluncuran program ini diadakan di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, dan dihadiri oleh Gubernur Ahmad Luthfi serta Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen beberapa waktu lalu.Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kebumen, Budhi Suwanto, menjelaskan bahwa penetapan Kecamatan Berdaya merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah mengenai pelaksanaan program tersebut di seluruh daerah.“Hingga Oktober 2025, Kabupaten Kebumen telah mencapai target dengan menetapkan empat kecamatan sebagai lokasi pilot project Kecamatan Berdaya, yakni Bonorowo, Sadang, Gombong, dan Sempor,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima pada Kamis .Program ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Jateng untuk memperkuat fungsi kecamatan sebagai simpul pembangunan dan pemberdayaan.Dari total 537 kecamatan di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, sebanyak 150 kecamatan ditetapkan sebagai lokasi percontohan (pilot project) pada tahap pertama tahun 2025.Baca juga: Mendagri Soroti 11 Daerah di Jateng Lamban Terbitkan PBG, Gubernur Luthfi Akui Kendala TeknisBupati Lilis Nuryani menyampaikan bahwa implementasi Kecamatan Berdaya di Kebumen difokuskan pada empat pilar utama atau bidang layanan inti yakni;Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA). RPPA menyediakan layanan pendampingan, konseling, dan perlindungan bagi korban kekerasan perempuan dan anak.Perlindungan lansia dan disabilitas, memastikan kelompok rentan memperoleh layanan dasar, akses bantuan, dan ruang pemberdayaan.Lalu, Taruna Karya Mandiri (Zilenial), wadah pengembangan potensi generasi muda, termasuk pelatihan kewirausahaan dan kegiatan sosial kreatif.Terakhir, sport center Kecamatan — pusat pembinaan olahraga dan kebugaran masyarakat untuk meningkatkan kesehatan serta prestasi.“Program ini bertujuan menjadikan setiap kecamatan sebagai pusat ekonomi, kreativitas, dan perlindungan bagi perempuan, anak, disabilitas, serta generasi Zilenial,” jelas Bupati Lilis.Lebih lanjut, Bupati Lilis menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar implementasi program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.Baca juga: Menu MBG Diperiksa Ketat, SPPG di Kebumen Terapkan Uji Formalin hingga Sianida“Harapannya, di tingkat kecamatan terbangun komitmen antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha untuk mendukung layanan ini. Misalnya, Dinas Pendidikan bisa memperkuat bidang olahraga, Disnakertrans memberikan pelatihan kompetensi dan akses kerja bagi pemuda, sementara pelaku UMKM ikut berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi lokal,” ungkapnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-15 07:07