BMKG Yogyakarta Jelaskan Dampak Siklon Tropis Grant ke Perairan DIY

2026-01-11 03:59:54
BMKG Yogyakarta Jelaskan Dampak Siklon Tropis Grant ke Perairan DIY
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait Siklon Tropis Grant yang berpotensi menimbulkan dampak tidak langsung di perairan Indonesia.Sistem siklon tersebut terpantau berada di Samudra Hindia sebelah selatan Bengkulu.BMKG menyebut dampak yang perlu diwaspadai terutama berupa peningkatan tinggi gelombang laut.Wilayah perairan selatan Jawa, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), turut masuk dalam area pemantauan.BMKG Stasiun Klimatologi D.I. Yogyakarta juga menjelaskan kondisi terbaru terkait pengaruh Siklon Tropis Grant terhadap perairan di wilayah selatan DIY.Baca juga: BMKG: Siklon Tropis Grant Picu Gelombang Tinggi, Ini Daftar Wilayah TerdampakSiklon Tropis Grant merupakan sistem badai tropis yang terbentuk di atas perairan hangat Samudra Hindia. Sistem ini berkembang dari Bibit Siklon 93S yang sebelumnya telah dipantau oleh BMKG.Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Bhakti Wira Kusumah, menjelaskan proses terbentuknya Siklon Tropis Grant berdasarkan pemantauan pusat peringatan siklon tropis.“Berdasarkan informasi yang dirilis dari TCWC Jakarta, Siklon Tropis Grant berkembang dari Bibit Siklon Tropis 93S yang tumbuh sejak 11 Desember 2025 pukul 07.00 WIB di Samudra Hindia selatan Jawa Timur dan mencapai intensitas siklon tropis pada 23 Desember 2025 pukul 07.00 WIB,” jelas Bhakti saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Selasa .Baca juga: Siklon Tropis Grant Picu Cuaca Ekstrem, Gelombang Tinggi Mengancam Selat Sunda hingga LampungIa menambahkan, meski terpantau oleh Indonesia, sistem tersebut masih berada dalam wilayah pemantauan khusus.“Wilayah TC Grant masih termasuk Wilayah Area of Monitoring (AOM) dari TCWC Jakarta sedangkan wilayahnya merupakan area tanggung jawab dari TCWC Perth,” sambungnya.Bhakti menjelaskan perubahan status bibit siklon menjadi siklon tropis dipengaruhi oleh kecepatan angin.“Bibit Siklon Tropis 93S menjadi Siklon Tropis Grant karena kecepatan angin telah mencapai 35 knot sebagai salah satu syarat terbentuknya siklon tropis,” jelasnya.BMKG menyampaikan bahwa Siklon Tropis Grant saat ini berada di Samudra Hindia selatan Bengkulu.Pemantauan dilakukan secara intensif untuk melihat potensi dampak tidak langsung yang bisa dirasakan di wilayah perairan Indonesia.Terkait dampaknya, BMKG menyebut wilayah perairan selatan Jawa mengalami pengaruh tidak langsung dari sistem siklon tersebut.


(prf/ega)