Apakah Super Flu Bisa Sembuh Sendiri? Ini Kata WHO

2026-01-12 03:34:52
Apakah Super Flu Bisa Sembuh Sendiri? Ini Kata WHO
- Super flu sedang mewabah di Amerika Serikat (AS) dan menjangkiti jutaan warga.Lonjakan kasus super flu ini menyebabkan angka penyakit pernapasan melonjak dan memberi tekanan besar pada fasilitas kesehatan di sejumlah wilayah, termasuk New York City. Dilansir dari Kompas.com, Senin, pejabat kesehatan masyarakat dan pakar epidemiologi menyatakan jumlah kasus influenza tahun ini meningkat lebih cepat dari musim flu biasa.Varian yang mendominasi yaitu subclade K dari virus influenza A (H3N2), yang lebih mudah menular dan kurang cocok dengan vaksin flu yang dikembangkan sebelumnya. Data terbaru menunjukkan setidaknya 4,6 juta orang telah terinfeksi flu, dengan 49.000 pasien dirawat di rumah sakit dan sekitar 1.900 orang meninggal termasuk beberapa anak-anak.“Musim flu kali ini lebih parah dari biasanya, dan kita bahkan belum mencapai puncaknya,” kata Komisaris Kesehatan New York. Baca juga: Gejala Super Flu, Varian Influenza yang Tengah Mewabah dan Picu Kematian di ASDinamakan super flu karena mengacu pada sifat penularan yang cepat dari varian subclade K.Meski bukan virus baru, mutasinya membuat kekebalan masyarakat dari vaksin dan infeksi sebelumnya kurang efektif mencegah penularan. Menurut pakar, virus ini menyerupai influenza musiman namun dengan kemampuan penyebaran lebih tinggi.Gejala yang dilaporkan mirip flu biasa, seperti demam, lelah, nyeri otot, dan pilek. Namun, sering kali gejala ini muncul lebih cepat dan intens.Berikut gejala super flu: Menurut laporan para dokter di AS, tidak semua gejalanya berbeda dari flu biasa, tetapi:Komplikasi seperti pneumonia, bronkitis, dan infeksi sekunder juga menjadi risiko bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.Baca juga: Kasus DBD di Pesawaran Lampung Meningkat, Ini Gejala Dini Demam Berdarah yang Perlu DiketahuiDilansir dari laman WHO, seperti infeksi influenza pada umumnya, sebagian besar kasus super flu atau flu musiman dapat sembuh sendiri tanpa perawatan medis tertentu.Hal ini terjadi terutama pada orang sehat dan kelompok yang tidak memiliki faktor risiko berat (misalnya bukan lansia, bayi, atau orang dengan penyakit penyerta).


(prf/ega)