20 Mahasiswa Universitas Bengkulu Jadi Relawan ke Sumbar, Rektor Bebaskan KKN

2026-01-12 06:41:54
20 Mahasiswa Universitas Bengkulu Jadi Relawan ke Sumbar, Rektor Bebaskan KKN
BENGKULU, - Sebanyak 20 orang mahasiswa Universitas Bengkulu (Unib) menggelar aksi kemanusiaan dengan menjadi relawan pada musibah banjir di Provinsi Sumatera Barat.Karena aksinya ini Universitas Bengkulu berikan kemudahan dengan tidak perlu mengikuti kuliah kerja nyata (KKN). “Ada 20 orang mahasiswa Unib kami berangkatkan untuk membantu para korban bencana banjir di Sumbar (Sumatera Barat). Mereka yang kita berangkatkan ke Sumbar sebagai pengganti kuliah kerja nyata (KKN),” kata Rektor Unib, Indra Candranita dalam keterangan tertulis diterima kompas.com, Rabu .Baca juga: Universitas Jember Kirim 12 Relawan Medis ke Aceh Tamiang untuk Bantu Korban BanjirRektor Indra menambahkan, mahasiswa Unib yang diberangkat ke lokasi bencana banjir di Sumbar, akan bertugas selama dua bulan, sesuai waktu KKN. “Jadi, mahasiswa yang berangkat ke lokasi bancana banjir di Sumbar tidak mengikuti KKN lagi, karena sudah mengabdikan diri membantu masyarakat terkena bencana tersebut,” ujarnya.Selain mengirimkan puluhan mahasiswa ke daerah, Universitas Bengkulu juga mengirimkan bantuan untuk para korban bencana banjir di tiga provinsi, Sumbar, Sumut dan Aceh.Baca juga: Pemkot Bogor Kirim Tim Relawan ke Aceh, Bawa Bantuan untuk Korban BencanaBantuan kemanusian yang sudah disalurkan Unib ke warga korban bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar tercatat sebanyak Rp 60 juta.Bantuan ini disalurkan melalui beberapa perguruan tinggi daerah masing-masing, di antaranya untuk Aceh lewat Universitas Syiah Kuala, Sumbar melalui Universitas Andalas dan Sumut melalui USU.“Ada enam perguruan tinggi kami libatkan dalam penyaluran bantuan korban bencana banjir Sumatera yang berasal dari Universitas Bengkulu. Semoga bantuan yang kita berikan ini dapat meringankan beban penderitaan saudara kita yang terkena musibah banjir di tiga provinsi tersebut,” ujar Indra.Selain itu, Unib juga mengirimkan beberapa orang tenaga bidang kesehatan ke lokasi banjir Sumatera.Rektor Unib menambahkan, dari hasil pendataan pihak universitas, tercatat ada 26 mahasiswa Unib yang terdampak bencana banjir dari Aceh, Sumut dan Sumbar. Universitas Bengkulu akan memberikan keringanan untuk mahasiswa terdampak berupa pembebasan uang kuliah tunggal (UKT) yang diberlakukan pada semester genap tahun 2026.Selain itu, data mahasiswa Unib yang terdampak banjir Sumut, Aceh dan Sumbar juga telah disampaikan ke Pemprov Bengkulu beberapa waktu lalu.Baca juga: Cerita Relawan Wisata Alam Gayo Mengitari Danau untuk Salurkan Bantuan Korban BanjirHal ini sesuai permintaan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan meminta Unib melakukan pendataan mahasiswa korban bencana Sumatera.Data tersebut, dibutukan Pemprov Bengkulu untuk membantu mahasiswa Unib yang berasal dari daerah terdampak banjir Aceh, Sumut dan Sumbar.


(prf/ega)