ASEAN Tingkatkan Standar Pengungkapan Keberlanjutan dengan ISSB, Apa Itu?

2026-02-02 03:32:22
ASEAN Tingkatkan Standar Pengungkapan Keberlanjutan dengan ISSB, Apa Itu?
Jakarta - Asia Tenggara memasuki fase baru seiring langkah regulator yang mendorong penyelarasan pengungkapan perusahaan dengan standar global yang ditetapkan International Sustainability Standards Board (ISSB). Upaya ini bertujuan menyatukan kerangka Environmental, Social, dan Governance (ESG) nasional yang sebelumnya terfragmentasi agar informasi keberlanjutan lebih konsisten dan mudah dibandingkan bagi investor. Berdasarkan laporan Reccessary, sepanjang 2025 hingga 2026 sejumlah negara ASEAN, termasuk Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filipina, tengah merevisi aturan yang berlaku atau memperkenalkan persyaratan baru agar sejalan dengan ISSB. AdvertisementPenyesuaian tersebut membuat perbedaan kualitas tata kelola perusahaan, pengelolaan risiko iklim, dan keandalan data keberlanjutan semakin terlihat di pasar.Mitra dan Kepala ESG di Gobi Partners, Carlo Chen-Delantar, menilai keselarasan standar di kawasan sebagai langkah positif. "Hal itu menghilangkan banyak kebisingan, memungkinkan investor untuk membandingkan perusahaan di seluruh ASEAN. Hal ini membuat modal lintas batas lebih disiplin, dan meningkatkan standar bagi semua orang," ujar Chen-Delantar, dilansir dari www.reccessary.com, Selasa .


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 01:18