DENPASAR, – Manajemen restoran Ta Wan akhirnya menyampaikan penjelasan resmi terkait insiden yang terjadi di Ta Wan Level 21 Bali, Denpasar.Pada Kamis , seorang pengunjung bernama Ni Putu Oka Rafintha Dewi memesan air mineral, namun yang disajikan justru larutan pembersih. Tanpa curiga, pengunjung tersebut langsung meneguknya.Pihak manajemen menyampaikan pernyataan secara terbuka melalui akun media sosial resmi Ta Wan.Hingga Rabu pagi, terlihat dalam akun Instagram tersebut penjelasan mereka menuai banyak respons. Sebagian besar menyayangkan hal itu bisa terjadi.Baca juga: DPRD Bali Serahkan Rekomendasi soal Lift Kaca ke Gubernur Koster, Apa Isinya?"Kami dari manajemen Ta Wan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dan sangat menyesal atas insiden yang terjadi di restoran Ta Wan - Level 21 Bali pada hari Kamis, 6 November 2025," tulis pihak manajemen.Dijelaskan juga bahwa mereka telah melakukan investigasi internal secara menyeluruh. Pihak manajemen juga akhirnya membeberkan kronologi hingga insiden itu bisa terjadi.Peristiwa itu berawal dari adanya dugaan pelanggaran prosedur kerja serta dugaan tindakan tidak patut dari salah satu oknum karyawan yang menempatkan larutan pembersih dari kemasan asli ke dalam botol air mineral kosong untuk kepentingan pribadi.Manajemen menambahkan, tindakan tersebut mengindikasikan adanya unsur penyalahgunaan dan dugaan pengambilan barang milik perusahaan tanpa izin.Kemudian botol tersebut ternyata disimpan sementara di area dekat bar minuman. Namun lupa dibawa pulang oleh karyawan yang bersangkutan.Baca juga: Mengulik Nasi Tempong, Kuliner Asli Bali atau Banyuwangi?Pada saat pergantian shift, karyawan di shift berikutnya tidak mengetahui hal tersebut dan mengira botol itu adalah air mineral yang layak jual, sehingga menempatkannya kembali ke area penyimpanan minuman."Akibatnya, botol tersebut secara tidak sengaja terjadi kepada pelanggan," ungkap pihak manajemen.Pihak manajemen Ta Wan menyebut bahwa pelanggaran terhadap prosedur operasional standar tersebut tidak mencerminkan komitmen serta budaya kerja perusahaan.Karyawan yang terbukti melanggar prosedur kerja tersebut telah diberikan sanksi tegas.Agar kejadian serupa tak terulang lagi, pihak manajemen mengaku akan memperketat prosedur keamanan pangan serta kedisiplinan karyawan sesuai standar operasional, termasuk langkah pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan.Selain itu, disebutkan akan dilakukan pelatihan ulang bagi seluruh karyawan mengenai standar penyajian, keamanan produk dan tata kelola operasional restoran.Baca juga: 10 Pulau Terbaik di Asia 2025 Versi Conde Nast Traveller, Bali dan Lombok TeratasManajemen juga bakal melaksanakan audit internal menyeluruh di seluruh cabang untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur keamanan dan pelayanan."Kami juga telah berkomunikasi secara pribadi dengan pelanggan tersebut untuk menyampaikan permohonan maaf dan memastikan seluruh hak beliau terpenuhi dengan baik.""Sekali lagi kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pelanggan yang terdampak serta seluruh masyarakat atas kejadian ini," lanjut pihak manajemen.
(prf/ega)
Kronologi Insiden Restoran Ta Wan di Bali Sajikan Larutan Pembersih ke Pelanggan
2026-01-12 05:06:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:11
| 2026-01-12 04:45
| 2026-01-12 03:53
| 2026-01-12 03:24
| 2026-01-12 03:15










































