Jembatan Muncar di Wonosobo Ambruk, Warga Bangun Akses Darurat dari Bambu

2026-01-12 03:51:53
Jembatan Muncar di Wonosobo Ambruk, Warga Bangun Akses Darurat dari Bambu
WONOSOBO, — Jembatan Muncar yang berada di jalur penghubung Ngadikusuman–Tlogodalem, Kabupaten Wonosobo, ambruk pada Kamis siang.Ambruknya jembatan tersebut membuat akses utama warga terputus total dan aktivitas masyarakat lumpuh sementara.Untuk mengatasi kondisi darurat itu, warga setempat terpaksa membangun jembatan sementara dari bambu.Kepala Dusun Ngadisari, Desa Tlogodalem, Budiman, mengungkapkan bahwa kondisi jembatan sebenarnya sudah lama mengalami penurunan kekuatan.Kerusakan pada bagian bawah struktur jembatan terjadi akibat terkikis aliran air selama bertahun-tahun.“Kerusakan jembatan sudah lama, kurang lebih tiga tahunan. Bagian bawah sudah terkikis, sementara setiap hari dilewati mobil. Akhirnya tidak kuat dan ambrol,” ujar Budiman, Senin .Baca juga: Piton 4 Meter di Balik Batu Kejutkan Pemancing di Pantai Muncar BanyuwangiBudiman menegaskan, ambruknya jembatan tidak dipicu cuaca ekstrem. Sehari sebelum kejadian, kondisi cuaca di wilayah tersebut terpantau cerah.“Ini jalan utama. Biasanya dipakai pelajar, pedagang, dan masyarakat umum. Sekarang tutup total karena tidak ada jalur alternatif,” katanya.Tidak ingin aktivitas warga lumpuh terlalu lama, masyarakat setempat bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu.Jalur sementara ini memungkinkan pejalan kaki dan kendaraan roda dua tetap melintas.“Alhamdulillah antusiasme warga tinggi. Untuk sementara hanya sepeda motor yang bisa lewat. Kalau kendaraan roda empat, belum berani,” tegas Budiman.Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Wonosobo, Nurudin Ardiyanto, memastikan jembatan yang ambruk merupakan Jembatan Muncar dengan nomor inventaris 330705301.Jembatan tersebut memiliki panjang 8,7 meter dan lebar 4,2 meter.“Usia jembatan sudah lebih dari 15 tahun. Saat ini kami melakukan penanganan darurat bersama masyarakat dengan membangun jembatan bambu,” jelas Nurudin.Baca juga: Jembatan di Purworejo Ambruk Saat Iring-Iringan Pengantin, Warga Terpaksa Putar 5 KilometerIa menambahkan, perbaikan permanen Jembatan Muncar telah masuk dalam rencana kerja pemerintah daerah dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada awal tahun 2026.“Kami pastikan penanganan permanen segera dilakukan agar akses masyarakat kembali normal dan aman,” pungkasnya.


(prf/ega)