Satine Zaneta Pelajari Bentuk Wajah agar Hasil Makeup Maksimal

2026-01-16 14:30:52
Satine Zaneta Pelajari Bentuk Wajah agar Hasil Makeup Maksimal
JAKARTA, - Banyak perempuan merasa sudah mengenali wajahnya sendiri, tetapi tidak sedikit yang sebenarnya masih salah menilai bentuk dasar wajah yang dimiliki. Akibatnya, hasil riasan kerap tidak sesuai ekspektasi karena teknik dan penempatan makeup kurang tepat. Hal inilah yang dialami Public Figure Satine Zaneta, yang membagikan pengalamannya saat mencoba teknologi analisis rasio wajah berbasis AI.Satine menceritakan bagaimana persepsinya tentang bentuk wajah berubah setelah mengetahui hasil analisis teknologi tersebut. Baca juga: Make Over Luncurkan Teknologi Analisa Struktur dan Rasio Wajah /DEVI PATTRICIA (Kiri ke kanan) Masstige and Advanced Beauty Marketing Senior Group Head ParagonCorp, Stephanie Lie, Public Figure Satine Zaneta, dan Makeup Artist Sisy Sosro dalam Press Conference Make Over MASTERSHADE ARCHI/TECH™, Senin .Selama ini, Satine mengaku sering ragu ketika merias wajahnya sendiri. Ia kerap merasa makeup yang ia aplikasikan tidak terlihat maksimal karena ia mengira bentuk wajahnya berbeda dari kenyataan.“Aku bukan insecure ya, tapi aku selalu merasa kalau muka aku itu kotak banget. Jadi terkadang takut salah placement makeup, salah warna, yang bikin aku enggak percaya diri,” katanya dalam acara Make Over MASTERSHADE ARCHI/TECH™? di Astha Spac8, Jakarta Selatan, Senin .Perasaan tersebut cukup memengaruhi cara Satine menentukan gaya makeup untuk berbagai acara.  Ia sering merasa khawatir salah memilih teknik shading, blush, atau contour karena takut terlihat tidak proporsional.Pengalaman ini juga menggambarkan apa yang dialami banyak perempuan, yaitu salah menilai bentuk wajah hingga akhirnya kurang yakin dalam menentukan gaya riasan yang sesuai karakter visual mereka.Baca juga: Cara Menentukan Model Poni Sesuai Bentuk Wajah, Menurut HairstylistSemua berubah ketika Satine mencoba fitur analisis rasio wajah berbasis AI yang menjadi bagian dari pengalaman Make Over MASTERSHADE ARCHI/TECH™. Dari situ, ia mengetahui bahwa bentuk wajahnya ternyata heart atau hati, berbeda dari apa yang selama ini ia kira.“Tapi setelah coba analisis rasio wajah dengan AI, aku jadi tahu bentuk wajahku ternyata heard bukan square, sehingga aku bisa lebih kenal karakter makeup,” ujarnya.Hasil tersebut membuat Satine merasa lebih tenang dan percaya diri. Ia menyadari bahwa teknik makeup yang tepat sangat bergantung pada keakuratan menentukan face shape. Baca juga: 8 Cara Memakai Blush On, Bentuk Wajah Juga BerpengaruhKesalahan membaca bentuk wajah bisa membuat riasan terlihat tidak seimbang dan wajah bisa semakin lebar.“Padahal aku sudah di fase yang menerima dengan lapang kalau memang wajahku itu kotak. Tapi setelah tahu bentuk yang benar, aku bisa memaksimalkan penempatan makeup yang sesuai dengan bentuk wajahku,” katanya.Bagi aktris 23 tahun itu, informasi sederhana seperti mengetahui bentuk wajah ternyata memberi dampak besar pada cara ia merias wajah dan memahami karakter visualnya sendiri.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-16 14:39