Ketahanan Pangan Menguat, Mentan Amran Tuai Apresiasi Komisi IV DPR RI

2026-01-17 04:41:56
Ketahanan Pangan Menguat, Mentan Amran Tuai Apresiasi Komisi IV DPR RI
- Kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menuai apresiasi dari Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.Apresiasi tersebut diberikan berkat keberhasilan Amran dalam membuat kebijakan strategis di era Presiden RI Prabowo Subianto. Ia dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) menyatakan bahwa arah swasembada pangan kini semakin nyata berkat reformasi besar yang dijalankan pemerintah.“Berbagai indikator menunjukkan peningkatan signifikan pada produksi, kesejahteraan petani, stabilitas pasokan, hingga reformasi tata kelola pangan nasional,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu .Baca juga: Lawan Mafia Pangan, Ini Upaya Mentan Jaga Kesejahteraan PetaniPeningkatan produksi sektor pertanian tecermin dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan bahwa produksi beras Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, meningkat 4,15 juta ton atau 13,54 persen dibandingkan 2024.Titiek menilai, capaian tersebut merupakan hasil gotong royong petani yang diperkuat oleh keberpihakan kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah komando Amran.Selain itu, BPS juga mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pangan mencapai 124,36, melampaui target pemerintah. Menurut Titiek, hal ini membuktikan petani kini memiliki ruang ekonomi yang lebih baik.Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan buah konsistensi kebijakan pemerintah yang sejak Oktober 2024 menjadikan swasembada pangan sebagai prioritas nasional.Baca juga: Menuju Swasembada Pangan, DPR Soroti Lonjakan Produktivitas PetaniTitiek juga mencermati data BPS yang menunjukkan bahwa Indonesia akan sepenuhnya menghentikan impor beras pada 2025, setelah sebelumnya mengimpor lebih dari 7,5 juta ton pada 2023–2024.“Langkah ini memberikan dampak ekonomi, sosial, ketahanan nasional, serta lingkungan yang terukur dan signifikan,” tegasnya.Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan mengatakan bahwa kebijakan pangan nasional saat ini terbukti memberikan hasil konkret bagi petani dan masyarakat luas.Ia menegaskan, langkah-langkah yang diambil pemerintah semakin memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha tani di berbagai daerah.Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Indonesia–Brasil Masuki Babak Baru Kerja Sama Pertanian“Kebijakan yang dijalankan pemerintah sudah berada pada jalur yang benar dan semakin terlihat manfaatnya. Saat ini, dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para petani,” ujar Yohan.Ia juga menekankan bahwa keberhasilan sektor pertanian terlihat dari distribusi pupuk yang semakin tertata, harga gabah di tingkat petani terjaga, serta cadangan beras pemerintah yang kian menguat.Apresiasi lainnya datang dari anggota Komisi IV DPR RI Riyono Caping. Ia menyambut positif perbaikan tata kelola pertanian dalam satu tahun terakhir.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-17 02:13