Swasembada Protein, BRIN Berencana Bentuk Pusat Penilitian Perikanan Tangkap

2026-01-12 05:08:28
Swasembada Protein, BRIN Berencana Bentuk Pusat Penilitian Perikanan Tangkap
JAKARTA, - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berencana membentuk Pusat Penelitian Perikanan Tangkap untuk menunjang target peningkatan produksi protein di dalam negeri.Pembentukan ini menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto agar BRIN terlibat dalam program swasembada pangan selain jagung dan beras, yakni protein.Terlebih saat ini, belum ada pusat penelitian perikanan tangkap yang dimiliki BRIN."Saat ini memang di BRIN belum ada pusat penelitian perikanan tangkap. Insya Allah kami akan segera membentuk Pusat Penelitian Perikanan Tangkap untuk bisa menunjang target peningkatan produksi untuk protein ini," kata Kepala BRIN Arif Satria, usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin .Baca juga: BRIN Siap Beri Rekomendasi soal RedenominasiArif menyampaikan, Presiden Prabowo memang berpesan agar BRIN, yang merupakan institusi riset, selalu memberikan harapan dan inovasi atas temuannya, agar berbagai masalah di Indonesia bisa diselesaikan.Tidak terkecuali yang berkaitan dengan pangan dan energi, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga kampung nelayan.Oleh karenanya, BRIN berencana melakukan percepatan hilirisasi di seluruh Indonesia, bukan hanya di pusat."Tentu dengan kementerian kita akan melakukan berbagai langkah sinergi, kemudian juga dengan Danantara, begitu pula dengan Agrinas. Tadi beliau berpesan, Agrinas merupakan partner yang harus terus digandeng oleh BRIN," ucap dia.Agrinas, kata Arif, adalah mitra yang dalam hilirisasi inovasi maupun riset, sehingga Agrinas Palma, Agrinas Pangan, dan Agrinas Jalatri mampu mendapatkan teknologi-teknologi terkini untuk meningkatkan produksi pangan.Baca juga: Mulai Desember 2025, TNI AD Ditugaskan Jaga Kilang Minyak Sebab, bagi Presiden Prabowo, swasembada pangan harus benar-benar diwujudkan."Beras dan jagung relatif sudah melampaui target, namun yang harus terus dipikirkan adalah bagaimana swasembada untuk protein, seperti daging, daging ayam, kemudian juga telur, kemudian juga sapi, daging sapi, juga yang penting harus terus dipikirkan juga produksi untuk perikanan, sehingga budidaya laut dan budidaya darat ini harus terus digenjot," ujar dia.


(prf/ega)