Duduk Perkara Kasus WO Ayu Puspita: Puluhan Korban, Acara Nyaris Gagal, dan Uang Raib

2026-01-11 23:22:14
Duduk Perkara Kasus WO Ayu Puspita: Puluhan Korban, Acara Nyaris Gagal, dan Uang Raib
- Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita atau PT APS kini menjadi pusat perhatian publik setelah diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan dana resepsi pernikahan.Diketahui, PT APS merupakan perusahaan milik seorang wanita bernama Ayu Puspita Dinanti.Dugaan WO Ayu Puspita terlibat kasus penipuan dan penggelapan ini mencuat dalam beberapa hari terakhir.Baca juga: Beredar SMS Pemberitahuan E-Tilang Menyertakan Link, Kejaksaan RI: Itu PenipuanKasus yang melibatkan puluhan korban itu langsung bergulir ke ranah hukum, menyusul derasnya laporan yang masuk ke pihak kepolisian.Hingga kini, tercatat 87 calon pengantin melapor ke Polres Metro Jakarta Utara karena merasa dirugikan oleh WO Ayu Puspita.Lantas, seperti apa sebenarnya duduk perkara kasus WO Ayu Puspita?Dugaan penipuan oleh Wedding Organizer Ayu Puspita mencuat setelah puluhan calon pengantin melaporkan kerugian akibat layanan yang tak terlaksana.Kasus ini berkembang cepat, memunculkan puluhan korban yang kini menuntut kejelasan dana dan tanggung jawab penuh dari pihak penyelenggara.Baca juga: Mengapa Penipuan Lowongan Kerja Menjamur di Indonesia?Dilansir dari Kompas.com, Minggu dugaan penipuan dan penggelapan dana resepsi WO Ayu Puspita mencuat setelah seorang perias pengantin mengunggah keluhan di TikTok terkait dua acara bermasalah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara pada Sabtu .Keluhan itu memicu perhatian warganet, termasuk mereka yang mengaku sebagai korban. Salah satu calon pengantin, Tamay (26), menceritakan bahwa penyedia jasa tersebut gagal memenuhi layanan sesuai perjanjian.“Jadi dia ada beberapa acara hari Sabtu itu, terus ternyata bermasalah. Katering makanannya enggak datang, cuma ada dekornya,” ujarnya, Minggu .Korban lain pun mulai berdiskusi melalui grup WhatsApp untuk menyamakan informasi dan menemukan pola penawaran yang diduga serupa, yakni paket menggiurkan yang ditawarkan kepada banyak pasangan.Baca juga: Indonesia Jadi Pusat Penipuan Lowongan Kerja Nomor 1 di Asia Pasifik, Ini Modus dan Bidang yang DisasarKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan laporan dugaan penipuan dan penggelapan oleh WO Ayu Puspita baru diterima pada Minggu .“Kemarin sore laporannya baru masuk,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Senin .Ia menjelaskan kasus ini berlangsung sejak 13 April hingga 6 Desember 2025, dan dilaporkan oleh korban yang seharusnya menikah sehari sebelumnya.Terkait pelaku yang belum ditahan, Budi menegaskan bahwa penyidik perlu mengumpulkan bukti yang memadai sebelum menetapkan langkah hukum lebih lanjut.Di sisi lain, laporan serupa juga diterima Polres Jakarta Utara. “Yang lapor satu orang, tapi jumlah korbannya mencapai 87 orang,” kata Kasi Humas Polres Jakarta Utara, Ipda Maryati Jonggi.Ia memastikan bahwa terlapor kini sudah diamankan oleh kepolisian. Jonggi, menyebutkan, saat ini pelaku sedang diamankan. 


(prf/ega)