FLORES TIMUR, - Akses warga di jalur Nobo-Nurabelen, Kabupaten Flores Timur, NTT, yang sebelumnya lumpuh total akibat banjir lahar Gunung Lewotobi Laki-laki kini sudah kembali normal.Aktivitas kendaraan roda dua maupun empat sudah lancar, dari Nobo menuju Nurabelen dan beberapa desa lain sudah normal.“Sekarang sudah bisa dilalui kendraan,” ujar Kepala Desa Nurabelen, Kecamatan Ilebura, Kabupaten Flores Timur, NTT, Lambertus Pura Puka saat dihubungi, Rabu .Baca juga: Huntara Diterjang Banjir, Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi NTT Ingin Pulang KampungLambertus mengungkapkan, ada dua titik yang mengalami dampak paling parah, yaitu perbatasan Nobo dan Nurabelen dan TPI Nurabelen.Dua lokasi menjadi langganan banjir lahar. Material berupa lumpur dan batu menumpuk di dua titik ini, menyebabkan aktivitas warga terhambat.Baca juga: Kawah Gunung Lewotobi Keluarkan Asap Tebal Setinggi 700 Meter“Ini adalah jalur vital yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Ilebura, dan desa di Kecamatan Wulanggitang,” katanya.Meski sudah normal, Lambertus mengimbau warga selalu waspada, terutama ketika terjadi hujan di kawasan puncak gunung.Jalanan yang licin dan lumpur sangat membahayakan pengguna jalan.Arnolus Kabelen (43), salah seorang warga berharap pemerintah menyiagakan alat berat di titik-titik rawan banjir lahar.Dengan begitu, bisa mempermudah warga melintasi jalur tersebut ketika banjir.“Ini jalur yang sangat vital bagi kami masyarakat, harapannya pemerintah bisa siagakan alat berat. Sehingga ketika material menumpuk di badan jalan langsung dibersihkan,” katanya.
(prf/ega)
Sempat Lumpuh akibat Banjir Lahar Lewotobi, Jalur Nobo-Nurabelen Kini Kembali Normal
2026-01-11 23:21:04
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:26
| 2026-01-11 23:22
| 2026-01-11 23:10
| 2026-01-11 22:48
| 2026-01-11 22:08










































