TEMANGGUNG, – Warga yang tinggal di sekitar pabrik PT Matratama Mitra Polyester (MMP) di Dusun/Desa Pendowo, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggelar demonstrasi pada Selasa . Aksi protes dilakukan karena warga mengeluhkan bau tak sedap serta limbah yang diduga berasal dari aktivitas pabrik kayu lapis dan melamin tersebut.Agung Giyanto, warga RT 03/RW 16 Dusun Pendowo, mengatakan aroma yang keluar dari kegiatan produksi PT MMP sangat mengganggu."Menyengat, bikin pusing dan bersin terus," ucapnya.Baca juga: Fatwa MUI soal Bumi dan Bangunan Tak Layak Kena Pajak, PP Muhammadiyah Singgung Kinerja Eks Menkeu Sri MulyaniMenurut Agung, kondisi itu sudah berlangsung sekitar satu tahun terakhir.Ia menyebut pabrik tersebut semula hanya berdiri sebagai gudang sejak enam tahun lalu, sebelum berubah fungsi menjadi pabrik kayu lapis.Senada, warga lain bernama Kelik menyebut bau dari produksi kayu lapis PT MMP mengganggu pernapasan.Tidak hanya itu, ia mengatakan serbuk kayu juga beterbangan dan masuk ke rumah-rumah warga.Warga juga memprotes aktivitas pabrik yang berlangsung hingga larut malam."Tidur warga terganggu. Suara-suara dari pabrik meraung hingga larut malam," ujar Kelik.Atas berbagai keluhan tersebut, warga menuntut agar pabrik direlokasi ke lokasi yang lebih sesuai.Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei, menyatakan bahwa PT MMP tidak mengantongi izin untuk menjalankan bisnis kayu lapis.Ia tidak merinci izin apa saja yang tidak dimiliki."Izin itu ada NIB, PBG, izin lingkungan, KKPR. Besok baru kami bicarakan," katanya saat menghadiri aksi demonstrasi.Dwi juga membantah anggapan bahwa Pemkab Temanggung kecolongan atas beroperasinya pabrik tanpa izin. "Tidak ada istilah kecolongan."
(prf/ega)
Warga Pendowo Demo PT MMP di Temanggung, Keluhkan Bau Menyengat dan Serbuk Kayu
2026-01-12 05:34:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:26
| 2026-01-12 04:53
| 2026-01-12 04:08
| 2026-01-12 03:28
| 2026-01-12 03:19










































