SOLO, - Prosesi Jumenengan Dalem Nata Binayangkare Pakubuwono (PB) XIV Hamengkunegoro sesuai aturan atau paugeran.Ada berbagai rangkaian yang dilakukan, salah satunya ritual tertutup di Ndalem Prabasuyasa yang sebagai syarat pengesahan Raja Keraton Surakarta.Hal ini dijelaskan putri tertua PB XIII sekaligus panitia acara, GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, di Keraton Surakarta, Sabtu .Dia menegaskan bahwa Jumenengan Dalem Nata Binayangkare PB XIV Hamengkunegoro sudah dipersiapkan sejak lama.Baca juga: Jumenengan Raja Keraton Solo PB XIV, Warga: Semoga Keraton Surakarta Baik-baik Saja"(Jumenengan Dalem) sudah sesuai paugeran karena saya sudah menyiapkan dari lama untuk mana-mana, apa namanya, yang harus dikumpulkan atau ditetapkan untuk menjadi sesuatu yang sah ketika pengangkatan seorang raja," kata Timoer.Dia menyampaikan prosesi dimulai dari Ndalem Prabasuyasa. Di tempat ini, PB XIV Hamengkunegoro melakukan ritual khusus.Setelah selesai, PB XIV Hamengkunegoro berjalan menuju Kamandungan dan dilanjutkan ke Siti Hinggil atau Bangsal Manguntur Takil.Di Bangsal Manguntur Takil, PB XIV Hamengkunegoro membacakan Sabda Dalem atau mengucapkan sumpah sebagai penerus PB XIII.PB XIV Hamengkunegoro dalam Sabda Dalem dan sumpahnya berjanji membuat keraton lebih baik, mengajak bersama kerabat dan pecinta budaya, serta berjanji untuk tetap mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Baca juga: Jumenengan Raja Keraton Solo PB XIV, Polresta Siapkan Pengamanan KhususDisinggung terkait prosesi yang dilakukan PB XIV Hamengkunegoro di Ndalem Prabasuyasa, ia mengatakan, ritual tersebut tidak boleh dipublikasikan atau tertutup.Menurut dia, ritual di Ndalem Prabasuyasa ini adalah syarat yang mengesahkan KGPAA Hamengkunegoro menjadi Raja Keraton Surakarta."Itu tidak bisa kami publis. Itu adalah upacara ritual syarat yang mengesahkan beliau menjadi seorang raja. Itu ada ritualnya di dalam Ndalem Prabasuyasa," ungkap Timoer.Sebelumnya, upacara Jumenengan Dalem Nata Binayangkare Pakubuwono (PB) XIV Hamengkunegoro berlangsung khidmat di Keraton Surakarta, Sabtu .PB XIV Hamengkunegoro membacakan Sabda Dalem dan sumpah meneruskan kepemimpinan Keraton Surakarta.Baca juga: Jumenengan PB XIV Digelar Hari Ini, Kirab Budaya Keraton Solo Siap Warnai Kota1. Menjalankan kepemimpinan sebagai Sri Susuhunan berdasarkan syariat Islam dan paugeran Keraton Surakarta Hadiningrat dengan sebenar-benar dan sebaik-baiknya, secara adil seadil-adilnya, dan akan mengayomi siapa pun yang setia ke Keraton Surakarta Hadiningrat dan Rajanya.2. Mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan lahir batin, dan berbakti kepada negara.3. Menjaga kelestarian budaya, tata cara upacara, dan seluruh warisan luhur raja-raja Mataram, khususnya para raja di Keraton Surakarta Hadiningrat.Baca juga: Besok, Upacara Jumenengan PB XIV di Keraton Surakarta, Tanpa Tari Bedhaya Ketawang"Sabdaku ini, hendaknya diketahui semua pihak, putra-putri dalem, para sentana dalem, para abdi dalem keraton Surakarta Hadiningrat, dan seluruh masyarakat di manapun berada," ucap PB XIV Hamengkunegoro.
(prf/ega)
Prosesi Jumenengan PB XIV, Ritual di Prabasuyasa Syarat Pengesahan Raja Keraton Surakarta
2026-01-12 03:34:12
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:26
| 2026-01-12 04:19
| 2026-01-12 04:09
| 2026-01-12 03:44
| 2026-01-12 03:24










































