JAKARTA, — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), pemerintah bersama Perum Bulog dan Polri memperkuat langkah stabilisasi pasokan serta harga pangan di Papua Raya.Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak dan penyaluran besar-besaran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), ribuan ton beras didistribusikan ke enam provinsi di wilayah tersebut.Kegiatan pelepasan penyaluran beras SPHP dilakukan di Polda Papua, Selasa .Baca juga: Bulog Percepat Pengiriman Beras SPHP ke 4 Wilayah Sulit Terjangkau di PapuaPemerintah secara serentak melepas 4.634 ton beras SPHP untuk didistribusikan ke 42 kabupaten/kota di enam provinsi, yaitu Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.Penyaluran dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga menjelang tingginya kebutuhan akhir tahun.Sebagai dukungan pengamanan dan stabilisasi, Polda Papua menyalurkan 852 ton beras SPHP sebagai tahap awal dari total 2.700 ton yang akan didistribusikan bertahap ke seluruh Papua Raya.Pendistribusian dilakukan hingga ke wilayah sulit, termasuk melalui penggunaan pesawat pada daerah yang hanya dapat dijangkau via transportasi udara.Baca juga: Bulog Perluas Penyaluran Beras SPHP untuk MBGWakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri dalam memastikan distribusi pangan berjalan lancar.“Menjelang Nataru, kebutuhan masyarakat meningkat. Penyaluran beras SPHP ini adalah langkah cepat pemerintah dan Polri untuk memastikan harga tetap stabil dan masyarakat mendapatkan akses pangan yang terjangkau,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu .
(prf/ega)
Bulog Salurkan 4.634 Ton Beras SPHP ke Papua Jelang Nataru
2026-01-12 05:21:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:09
| 2026-01-12 04:37
| 2026-01-12 04:30
| 2026-01-12 04:01
| 2026-01-12 03:18










































