Menko Airlangga: Banyak Merek Asing Tertarik Garap Mobil Nasional

2026-01-12 05:20:59
Menko Airlangga: Banyak Merek Asing Tertarik Garap Mobil Nasional
TANGERANG, – Proyek mobil nasional (mobnas) kian menarik perhatian pelaku industri otomotif global. Pemerintah mengungkapkan bahwa sejumlah merek asing telah menawarkan diri untuk terlibat dalam pengembangan kendaraan nasional.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pengembangan mobnas kini mengandalkan Pindad sebagai fondasi utama.“Mobil nasional kan berjalan dengan Pindad, sebagai basis,” ujar Airlangga di Tangerang, Rabu .Baca juga: Cerita Hyundai Kehilangan Dominasi Pasar Mobil Listrik di Indonesiailhamkarim/kompas.com TMI mendapat mandat Presiden RI kembangkan mobil nasional dengan IP lokal, target produksi massal pada 2027-2028.Menurut Airlangga, ketertarikan beberapa jenama luar negeri bukan sekadar wacana. Namun ia menegaskan bahwa pengumuman resmi kerja sama akan disampaikan langsung oleh pihak yang mengusulkan diri.“Beberapa merek menawarkan diri untuk bekerja sama. Ya nanti biar mereka yang mengumumkan, kan dia yang menawarkan,” kata dia.Masuknya minat merek asing menjadi sinyal positif bahwa proyek mobil nasional dinilai memiliki kelayakan komersial dan potensi pasar.Baca juga: Konsumsi BBM Lepas L8 Diklaim Tembus 67 Km per LiterDok. PT Pindad Spesifikasi mobil Pindad Maung MV3 Garuda Limousine dipakai Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat pelantikan, Minggu .Dengan Pindad sebagai basis, kolaborasi ini berpeluang mempercepat proses produksi, memperkuat teknologi lokal, dan memperluas akses rantai pasok.Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mempercepat penguatan konsep teknis mobnas.Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pembahasan bersama PT Pindad (Persero) telah mencakup detail yang cukup solid.Baca juga: Honda Stylo 160 Punya Tiga Warna BaruDok. Pindad Pindad Maung 4x4"Strateginya Pindad seperti apa, saya sudah mendapatkan gambarannya, saya dilaporkan, sudah bagus, sudah baik," ujar Agus, pada kesempatan yang sama."Tapi, saya kira tidak tepat untuk saya melaporkan atau menyampaikan pada publik, biar saja Pindad yang melaporkan," kata dia.


(prf/ega)