Kolaborasi Humas Kunci Bangun Kepercayaan Publik, Menkomdigi: Humas adalah Navigator Kebenaran di Tengah Kebisingan Digital

2026-01-11 23:20:52
Kolaborasi Humas Kunci Bangun Kepercayaan Publik, Menkomdigi: Humas adalah Navigator Kebenaran di Tengah Kebisingan Digital
– Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia (RI) Meutya Hafid menegaskan pentingnya kolaborasi hubungan masyarakat (humas) pemerintah sebagai fondasi dalam menjaga kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi digital.Pernyataan tersebut disampaikan Meutya dalam sambutannya pada Malam Anugerah Media Humas (AMH) 2025 yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta, Rabu .Dalam acara bertema “Kolaborasi Humas, Satu Suara untuk Indonesia Maju” itu, Meutya menekankan bahwa peran humas pemerintah tidak lagi sekadar pelengkap birokrasi, melainkan bagian dari denyut nadi pembangunan nasional.“Humas adalah navigator kepercayaan publik dan mercusuar kebenaran di tengah kebisingan informasi. Tugas kita bukan hanya menyebarkan informasi, tetapi membangun narasi yang substansial, kontekstual, dan berdampak,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat .Baca juga: Diskominfo Jabar Rilis Pedoman Komunikasi Publik sebagai Acuan HumasIa juga menyampaikan apresiasi kepada 8.392 pejabat fungsional pranata humas di seluruh Indonesia yang terus bekerja menjaga kredibilitas pemerintah di mata masyarakat. Menurut Meutya, konsistensi dan kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga tren positif Indeks Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) yang meningkat dari 69,75 pada 2023 menjadi 71,79 pada 2024.“Kami yakin tren ini akan terus naik. Selama kita konsisten dan berkolaborasi, kita bisa menjadi mercusuar kebenaran yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.Dalam kesempatan tersebut, Meutya mengajak seluruh pranata humas untuk memperkuat kolaborasi dalam tiga dimensi utama, yakni vertikal antara pusat dan daerah, horizontal antarinstansi, serta kolaborasi dengan ekosistem digital.Baca juga: Jadi Jembatan Komunikasi, Pemkab Tanah Bumbu dan Kompas.com Gelar Pelatihan Perkuat Peran Humas“Kolaborasi tidak bisa hanya simbolik. Ia harus konkret, nyata, dan terstruktur agar pesan pemerintah dapat tersampaikan secara efektif dan menyatukan langkah menuju Indonesia Maju,” tegasnya.Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Komunikasi Publik dan Media (KPM) Komdigi Fifi Aleyda Yahya dalam laporannya menyampaikan bahwa AMH 2025 merupakan ajang ke-18 yang digelar Komdigi sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras insan humas pemerintah.Pada 2025, 154 instansi pemerintah pusat dan daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta perguruan tinggi negeri (PTN) berpartisipasi dalam enam kategori lomba.Keenam kategori tersebut, antara lain siaran pers (media online), media sosial, penerbitan media internal, kampanye komunikasi publik, website, dan media audiovisual.Baca juga: Pemprov Riau Raih Penghargaan AMH 2025, Bukti Komitmen Perkuat Komunikasi Publik“Anugerah Media Humas menjadi wadah silaturahmi dan jejaring luar biasa bagi para insan humas. Dari 190 instansi yang mendaftar, 154 berhasil lolos verifikasi dan dinilai oleh dewan juri independen dari berbagai media nasional dan akademisi,” jelas Fifi.Ia juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan profesionalisme di antara insan humas pemerintah.“Kita hadir bukan hanya untuk meraih penghargaan, tetapi untuk memperkuat sinergi komunikasi publik yang efektif, efisien, dan bermakna,” tegas Fifi.


(prf/ega)