Spot Foto Planet Bromo Ternyata Dilarang Dikunjungi, Ini Alasannya

2026-01-11 14:43:52
Spot Foto Planet Bromo Ternyata Dilarang Dikunjungi, Ini Alasannya
- Planet Bromo beberapa waktu terakhir kerap populer sebagai spot foto yang terlihat “beda”, dengan lanskap gersang ala planet asing yang memukau.Namun di balik visualnya yang epik, kawasan ini ternyata bukan tempat wisata dan tidak boleh dikunjungi.Banyak orang belum tahu bahwa Planet Bromo adalah bagian dari Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Bromo (zona paling berbahaya yang memiliki risiko langsung dari aktivitas gunung api).Baca juga: Bromo dan Tumpak Sewu jadi Destinasi Favorit Wisatawan Mancanegara Saat NataruMenurut Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Bromo, Planet Bromo masuk kategori KRB III atau Hazard Zone III. Zona ini meliputi radius hingga 2 kilometer dari kawah Gunung Bromo, di mana potensi bahaya bisa muncul kapan saja, seperti:lontaran batu pijarKarena risiko tinggi ini, aktivitas manusia tidak diperbolehkan di area tersebut. Kawasan harus selalu steril dari keramaian demi menjaga keselamatan dan meminimalkan gangguan terhadap alat pemantauan PVMBG.PVMBG menetapkan Gunung Bromo berada pada status Waspada (Level II). Ini berarti aktivitas gunung api meningkat dan erupsi dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa banyak tanda.Status ini menjadi alasan utama mengapa kawasan Planet Bromo tidak boleh dijadikan lokasi trek, jalur motor trail, apalagi spot foto.Planet Bromo adalah bagian dari Zona Rimba, yaitu zona untuk perlindungan keanekaragaman dan proses alami.Baca juga: Mau ke Bukit Premium Bromo? Ini Aturan Kunjungan dan Zona TerlarangSesuai Permenhut P.56/Menhut-II/2006, zona ini memiliki akses terbatas dan bukan diperuntukkan bagi wisata atau aktivitas rekreasi. Mengunjungi area ini justru melanggar fungsi konservasi yang harus dijaga.Kawasan Planet Bromo tersusun dari material vulkanik yang:Inilah alasan pengunjung dilarang memasuki area tersebut. Di sinilah terdapat alat pendeteksi gempa./ERWIN HUTAPEA Area di sekitar kawah Gunung Bromo, Jawa Timur.Bahkan aktivitas kecil seperti berjalan kaki bisa mengganggu kestabilan tanah maupun merusak peralatan pendeteksi getaran yang dipasang PVMBG, seperti seismograf dan sensor EDM.Apalagi, pendaki yang tidak bertanggung jawab juga membuang sampahnya di alat pemantau ini.Meskipun tidak ada korban jiwa pada aktivitas terbaru, risiko tetap ada. Bahaya di kawasan Planet Bromo mencakup:Baca juga: Ke Bromo Kini Bisa Naik DAMRI dari Malang dan Surabaya, Ini JadwalnyaBila kawasan dibiarkan dikunjungi, risiko keselamatan pengunjung meningkat tinggi—bahkan hanya untuk sekadar mengambil foto.Planet Bromo memang terlihat keren dan fotogenik, tetapi bukan tempat wisata dan tidak boleh dikunjungi.Kawasan ini masuk zona sangat berbahaya, merupakan bagian dari area konservasi, dan memiliki risiko erupsi hingga longsor yang nyata.Jadi, sebelum mengatur perjalanan atau memotret lanskap di Bromo, pastikan tetap berada pada jalur resmi dan area yang sudah dinyatakan aman oleh pihak Taman Nasional serta PVMBG.


(prf/ega)