Buka Tiga Akses Jalan di Gayo Lues Aceh, Alat Berat Dikerahkan

2026-01-12 04:08:34
Buka Tiga Akses Jalan di Gayo Lues Aceh, Alat Berat Dikerahkan
JAKARTA, - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah mengerahkan dan mengalihkan alat berat dari sejumlah proyek infrastruktur untuk mempercepat pembukaan tiga akses jalan di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh.Tujuannya adalah menjaga distribusi logistik serta mencegah risiko sosial.Baca juga: Belum Dibuka, 5 Ruas Jalan Nasional di Aceh Masih Rusak ParahMenteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan hal ini dalam keterangan tertulisnya, Minggu .“Pasca-bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pembukaan kembali jalur transportasi menjadi prioritas utama sebelum pemerintah berbicara lebih jauh mengenai tahap rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur,” kata Dody.Penanganan dan pemulihan konektivitas jalan nasional yang melintasi wilayah Gayo Lues terus dikerjakan seperti di ruas Blangkejeren-Batas Kabupaten Gayo Lues/Aceh Tenggara yang mengalami amblas badan jalan di kawasan Ise-Ise dan putusnya badan jalan di kawasan Ponomon.Saat ini , penanganan darurat berupa penimbunan badan jalan tengah dilakukan dan ditargetkan selesai pada 28 Desember 2025. Sehingga, akses secara bertahap dapat kembali difungsikan.Selanjutnya, di ruas Batas Kabupaten Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane, tercatat dua unit jembatan putus serta beberapa titik longsor dan amblas badan jalan.Hingga kini, penanganan telah mencakup penimbunan oprit jembatan, pemasangan jembatan Bailey, serta penanganan tiga dari total 4 titik longsoran.Ruas ini ditargetkan dapat kembali fungsional pada 30 Desember 2025. Dengan begitu, konektivitas antar-wilayah di kawasan tengah Aceh dapat pulih.Secara bertahap, akses menuju Kabupaten Gayo Lues juga mulai membaik.Ruas Simpang Uning (Batas Kota Takengon)–Uwaq–Batas Aceh Tengah/Gayo Lues–Blangkejeren saat ini telah dapat dilalui kendaraan roda dua, dan pembukaan jalur untuk kendaraan roda empat sedang dikebut dengan target penyelesaian 15 Desember 2025.Baca juga: Infrastruktur Rusak Terparah Ada di Aceh, Butuh Perbaikan Rp 24 TriliunBerbagai langkah tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar warga Gayo Lues  juga terus dilakukan Kementerian PU.Sebanyak 2 unit mobil tangki air (MTA), 10 unit hidran umum (HU), 5 unit septic tank, serta 5 unit toilet portable yang ditempatkan di titik-titik prioritas sudah melayani kebutuhan air bersih dan sanitasi masyarakat terdampak di Gayo Lues. Dukungan sarana dan prasarana darurat teraebut diperkuat dengan 12 personel gabungan, terdiri dari 5 personel BPBPK Aceh, 2 personel Dinas Perkim Aceh, dan 5 CPNS Kementerian PU.Personel ini bertugas mendukung operasional tanggap darurat, pelayanan sanitasi, serta koordinasi teknis penanganan infrastruktur terdampak. Kementerian PU juga mengerahkan 3 unit truk operasional, 2 unit kendaraan double cabin, serta 1 unit kendaraan double cabin operasional lapangan untuk menunjang mobilitas tim di Kabupaten Gayo Lues.Monitoring dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta  instansi terkait terus dilakukan hingga kondisi infrastruktur di Kabupaten Gayo Lues pulih secara bertahap dan berkelanjutan.


(prf/ega)