BNI (BBNI) Tekan Risiko Fraud Lewat Penguatan Sistem Antikorupsi

2026-01-11 03:44:33
BNI (BBNI) Tekan Risiko Fraud Lewat Penguatan Sistem Antikorupsi
JAKARTA, — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menegaskan komitmennya terhadap tata kelola dan budaya antikorupsi.Ini dilakukan melalui partisipasi aktif pada puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Yogyakarta.Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan menyampaikan, Hakordia menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat integritas, transparansi, serta kesadaran kolektif terhadap bahaya korupsi.Baca juga: Perkuat Tata Kelola, BNI (BBNI) Soroti Transformasi dan Penguatan IntegritasDOK. Humas BNI Gedung kantorBank Negara Indonesia (BNI) di Jakarta. “Hakordia bukan sekadar peringatan, tetapi upaya menyatukan pandangan bahwa korupsi adalah musuh bersama demi mewujudkan bangsa yang maju, adil, dan berintegritas,” ujar Putrama dalam keterangan tertulis, Rabu . Putrama menambahkan, bagi BNI, integritas merupakan prasyarat penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap industri perbankan.“Mari kita jaga diri, ingatkan rekan kerja, dan menjaga nama baik BNI dengan selalu mengedepankan integritas dalam bekerja," tegasnya.Sebagai bagian dari langkah konkret, BNI memperkuat implementasi kebijakan anti-gratifikasi, anti-fraud, serta Whistleblowing System (WBS) yang berfungsi sebagai kanal pelaporan dan pengawasan dini terhadap potensi pelanggaran.Baca juga: BSI, Mandiri, dan BNI Disiapkan Buka Cabang di Arab Saudi, Qatar, dan UEAMenurut Putrama, kebijakan tersebut dirancang untuk meningkatkan efektivitas pengendalian internal.


(prf/ega)