Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Menoreh River Camp Kulon Progo

2026-01-12 04:28:16
Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Menoreh River Camp Kulon Progo
KULON PROGO, - Peristiwa tragis terjadi di kawasan wisata Menoreh River Camp, Bendung Sigeduk, Kalurahan Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis siang.Seorang remaja berusia 16 tahun berinisial MRH, warga Sidoharjo, Samigaluh, meninggal dunia setelah tenggelam saat bermain air di lokasi wisata yang baru dibuka tersebut.Kepala Seksi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, mengatakan korban datang ke lokasi bersama dua temannya, TM dan MH, sekitar pukul 12.00 WIB.“Mereka bermain air sampai ke sisi barat bendungan yang memiliki kedalaman sekitar 6 meter,” ujar Sarjoko.Baca juga: Warga Patungan Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab Kulon Progo Sebut Wujud KepedulianSebelum kejadian nahas, MRH dan salah satu temannya berniat bermain dengan cara melompat ke bendungan.Salah satu sempat menolak, namun akhirnya tetap melompat.Keduanya kemudian kepayahan berenang, diduga karena tidak bisa berenang.Melihat dua rekannya dalam bahaya, satu teman yang berada di atas bendungan mencoba menolong dengan terjun ke air.“Satu korban berhasil diselamatkan, sementara MRH hilang tenggelam,” kata Sarjoko.Korban selamat segera dilarikan ke Puskesmas Samigaluh 2, sementara pencarian terhadap MRH dilakukan oleh warga dan tim SAR.Setelah hampir dua jam pencarian yang melibatkan warga dan tim penyelamat, tubuh MRH akhirnya muncul mengambang.Korban segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Samigaluh 2 sekitar pukul 14.00 WIB.“Korban segera dievakuasi ke Puskesmas Samigaluh 2 untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut, tapi di sana dinyatakan sudah dalam keadaan tidak ada nadi dan henti jantung,” ujar Sarjoko.Baca juga: Camping di Potrobayan River Camp Saat Malam Tahun Baru, Sekian TarifnyaPeristiwa pencarian tersebut terekam dan beredar di media sosial, menampilkan situasi dramatis dengan warga berdiri di tebing batu dan beberapa orang mencoba berenang ke tengah bendungan.Terdengar pula imbauan agar warga tidak menjadikan pencarian sebagai tontonan.“Setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Sarjoko.Polisi masih mendalami peristiwa ini untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian, termasuk terkait pengelolaan dan pengamanan kawasan wisata, yang berujung pada hilangnya nyawa seorang remaja.


(prf/ega)