- Sejak pertama kali terbit pada 1926, kisah Winnie-the-Pooh tentang seekor beruang pencinta madu bersama sahabat-sahabatnya telah terjual lebih dari 50 juta eksemplar di seluruh dunia.Winnie-the-Pooh digemari oleh anak-anak karena ceritanya yang jenaka dan menyenangkan.Akan tetapi, di balik kesuksesan besar buku anak-anak yang ceria tersebut, tersimpan kisah kehidupan pribadi yang rumit, penuh kekecewaan, dan penyesalan dari penciptanya, Alan Alexander (AA) Milne. Baca juga: Alasan Film Winnie The Pooh Ditarik dari Bioskop Hong Kong Masih DipertanyakanHal tersebut terungkap dalam tulisan Gyles Brandreth dalam bukunya: Somewhere, a Boy and a Bear: A. A. Milne and the Creation of Winnie-the-Pooh.Milne mulanya menciptakan Winnie-the-Pooh untuk menghibur putra semata wayangnya, Christopher Robin, sebagaimana dilansir New York Post.Suatu ketika, Christopher menerima boneka beruang sebagai hadiah ulang tahun pertamanya.Boneka tersebut dinamai Winnie-the-Pooh, terinspirasi dari Winnipeg, seekor beruang hitam yang kala itu menjadi penghuni Kebun Binatang Regent’s Park di London.Istri Milne, Daphne de Selincourt, kerap menertawakan lelucon suaminya sekaligus memberi suara dan kepribadian pada boneka-boneka sang anak.Baca juga: Unggah Foto Anjing dan Winnie the Pooh, Menlu AS Hina Presiden China?Dari interaksi keluarga itulah, Milne mulai mengembangkan cerita Winnie-the-Pooh.Ternyata, ceritanya berkembang pesat dan diterima pasar, menjadikannya salah satu penulis anak paling terkenal di dunia.Pada awalnya, Christopher menikmati perhatian yang datang bersama popularitas cerita tentang Winnie-the-Pooh tersebut."Meskipun saya pemalu, saya rasa saya cukup menyukai perhatian itu," ujar Christopher kepada Brandreth.Namun, pengalaman tersebut juga membuatnya bingung dengan batas antara kenyataan dan fiksi.Baca juga: Ramai Diperbincangkan, Pria Mirip Kim Jong-un Pukul Boneka Winnie the Pooh di Depan Atlet Korea Utara"Sulit untuk mengatakan mana yang lebih dulu. Apakah saya melakukan sesuatu lalu ayah saya menulis cerita berdasarkan itu, atau justru ceritanya yang lebih dulu ada?" lanjutnya.Christopher menyadari bahwa cerita-cerita tersebut akhirnya menyatu dengan kehidupan mereka sehari-hari.
(prf/ega)
Tak Sejenaka Cerita, Hidup Pencipta Winnie-the-Pooh Penuh Trauma dan Konflik
2026-01-12 14:18:11
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 14:02
| 2026-01-12 13:03
| 2026-01-12 12:34
| 2026-01-12 12:06
| 2026-01-12 12:01










































