Ketahuan Curang, Atlet Esports Thailand Didiskualifikasi dari SEA Games 2025

2026-01-14 03:41:53
Ketahuan Curang, Atlet Esports Thailand Didiskualifikasi dari SEA Games 2025
- Seorang atlet esports Thailand didiskualifikasi dari SEA Games 2025 karena ketahuan melakukan kecurangan.Dikutip dari Bangkok Post, Selasa , dia adalah atlet esports Arena of Valor (AoV) bernama Naphat Warasin (24) yang dikenal dengan panggilan “Tokyogurl”.Keputusan tersebut disampaikan oleh Federasi Esports Thailand (TESF) pada Selasa .Baca juga: Update Klasemen Medali SEA Games 2025 Usai Indonesia Tambah 9 EmasTESF menyampaikan, Naphat didiskualifikasi dengan pelanggaran terhadap Panduan Teknis Esports selama pertandingan pada Senin .Dia ketahuan menggunakan perangkat lunak pihak ketiga yang tidak sah selama dia mengikuti bertanding AoV tersebut.Berkompetisi sebagai bagian dari tim nasional perempuan AoV Thailand, dia ditemukan melanggar aturan 9.4.3 terkait penggunaan perangkat lunak yang tidak sah.Selain itu, dia juga menunjukkan sikap tidak hormat selama siaran langsung dengan mengacungkan jari tengahnya ke kamera.Agen Naphat, TALON TH telah memutuskan hubungan dengannya secara langsung akibat pelanggaran itu.Penyelenggara acara Garena AoV Thailand juga mendukung keputusan yang diambil tersebut.Mereka menyatakan juga akan melarang Naphat berpartisipasi dalam semua kompetisi yang diselenggarakan ke depannya.Baca juga: Ratu Thailand Wakili Negaranya dalam SEA Games 2025, Cabor Apa?TESF mengumumkan bahwa seluruh tim nasional perempuan AoV Thailand akan mundur dari SEA Games 2026.Presiden TESF, Santi Lohthong, mengatakan, hal tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban atas ulah Naphat.Santi juga menyampaikan permohonan maaf atas nama tim, menekankan pentingnya menjaga integritas esports.TESF akan menyelidiki insiden tersebut untuk meningkatkan standar teknis dan etika, serta mencegah hal serupa kembali terjadi di masa depan.Baca juga: Alasan Kamboja Tarik Atlet dari SEA Games 2025: Ada Kekhawatiran Serius dan Permintaan KeluargaArena of Valor atau AoV adalah salah satu dari empat gim yang dipertandingkan dalam SEA Games 2025.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-14 02:16