JAKARTA, - Kebakaran di kantor PT Terra Drone, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, berujung duka.Dalam insiden yang terjadi pada Selasa tersebut, seorang ibu hamil bernama Novia Nurwana (28) turut menjadi korban meninggal dunia bersama 21 orang lainnya."Ada korban wanita hamil. Salah satu korban (meninggal dunia) adalah wanita hamil," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa.Baca juga: Duka Ibu Hamil Terjebak Kebakaran Terra Drone Kemayoran Menjelang Lahir Anak PertamanyaRumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati telah mengidentifikasi tiga jenazah korban kebakaran di kantor Terra Drone.Salah satu korban yang teridentifikasi adalah Novia. Jenazahnya dikenali melalui pemeriksaan sidik jari, data gigi, catatan medis, dan properti pribadi"Novia Nurwana, perempuan, 28 tahun, terindentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, medis, dan properti," ucap Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan Karodokpol Pusdokkes Polri.Selain Novia, dua korban lainnya yang telah teridentifikasi adalah Rufaidha Lathiifunnisa (22) dan Yoga Valdier Yaseer (28).Prasetyo, sepupu suami korban, menyebut Novia tengah hamil tua. Seharusnya, Novia akan melahirkan pada Januari 2026.Jenazah Novia rencananya akan dimakamkan di Lampung.Baca juga: Ibu Hamil Tewas Saat Kebakaran Kantor Terra Drone, Januari Dijadwalkan MelahirkanKeluarga korban kebakaran kantor Terra Drone mempertanyakan standar keamanan gedung yang terbakar pada Selasa siang."Cuma yang bingungnya di kantor ini, kok enggak ada penanganan kayak simulasi atau apa. Enggak habis pikir. Gimana Raihan meregang nyawanya," ucap Mimi Adriani Nasution, orangtua korban kebakaran bernama Raihan.Ia menerima informasi bahwa anaknya terpapar asap saat berada di lantai lima ketika kebakaran besar terjadi."Kena asap di lantai lima, laporan dari Pak Umay (HRD) mulai dari lantai 1. Di lantai 1 minimal untuk menuju ke lantai 5 pasti ada penanganan apa dari kantor," kata dia.Baca juga: 10 Pertanyaan yang Mengungkap Fakta di Balik Kebakaran Terra Drone KemayoranKasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra mengatakan, pihaknya belum menemukan adanya unsur pidana terkait kebakaran Gedung Terra Drone,"Untuk sampai dengan saat ini kita belum menemukan unsur pidananya," jelas Roby kepada wartawan.Meski begitu, Polres Metro Jakarta Pusat masih melakukan penyelidikan mendalam mengenai peristiwa tersebut."Kita masih menyelidiki apakah ada unsur pidana dalam kejadian kebakaran yang terjadi itu. Termasuk dengan kelalaian, apakah dari pihak operator, manajemen, atau pemilik gedung, juga kita masih melakukan penyelidikan dulu," tutur Roby.
(prf/ega)
Kala Kebakaran Gedung Terra Drone Renggut Nyawa Ibu Hamil yang Akan Melahirkan Bulan Depan
2026-01-12 05:07:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:30
| 2026-01-12 03:49
| 2026-01-12 03:40
| 2026-01-12 03:35
| 2026-01-12 02:51










































