Pengusaha Kuliner Solo Kirim 15.000 Opor-Rendang Siap Saji untuk Korban Banjir Sumatera

2026-01-12 08:38:01
Pengusaha Kuliner Solo Kirim 15.000 Opor-Rendang Siap Saji untuk Korban Banjir Sumatera
SOLO, - Puspo Wardoyo, pengusaha kuliner asal Solo, mengirimkan 15.000 makanan siap saji ke korban longsor dan banjir di Sumatera.Berbagai menu dikirimkan, mulai dari rendang sapi, opor, semur, hingga gulai ayam.Pengiriman bantuan ini sebagai bentuk keprihatinan sekaligus meringankan beban para korban bencana di Sumatera.Pengusaha kuliner asal Solo, Puspo Wardoyo, mengatakan bahwa bantuan makanan siap saji tersebut sudah dalam perjalanan.Ia bilang, pihaknya memang memproduksi makanan siap saji khusus untuk bantuan bencana alam.Baca juga: Bawa Sembako, Atta Halilintar Salurkan Bantuan ke Titik-Titik Terdampak Banjir di Sumatera"Kita kirim bantuan siap saja ya. Kami punya produksi (makanan siap saji) khusus untuk bantuan (bencana alam)," kata Puspo di Solo, Jawa Tengah, Senin malam.Ia menilai makanan siap saji saat ini dibutuhkan oleh korban bencana di Sumatera. Makanan ini lebih leluasa dan siap makan kapan saja."(Makanan siap saji) bisa leluasa, bisa siap (makan). Waktunya juga tidak terburu-buru. Mendesak pun (siap)," imbuhnya.Puspo menilai, selama ini bantuan yang diberikan kepada korban bencana alam umumnya berupa mi instan.Padahal, menurutnya, jika setiap hari makan mi instan akan tidak baik.Karena itu, dirinya berinisiatif mengirimkan bantuan berupa makanan siap saji kepada korban banjir dan longsor Sumatera dengan mengutamakan gizi."Selama ini kan bantuan berupa mi instan ya. Kan tidak mungkin tiap hari mi instan. Harus ada makanan berat, ada nasi, lauk," ujar Puspo.Baca juga: Polda Jabar Berangkatkan 9 Truk Angkut Bantuan ke Titik Bencana SumateraPuspo juga menjamin makanan siap saji yang dikirim kepada korban bencana alam di Sumatera bebas dari bahan pengawet.Sehingga aman dikonsumsi warga yang tinggal di pengungsian.Puspo menyampaikan pengiriman bantuan makanan siap saji untuk korban bencana alam bukan kali pertama.


(prf/ega)