Prakiraan Cuaca di Jateng 25-28 Desember 2025, Didominasi Hujan Ringan

2026-01-12 11:47:52
Prakiraan Cuaca di Jateng 25-28 Desember 2025, Didominasi Hujan Ringan
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah Jawa Tengah (Jateng) akan mengalami hujan ringan, namun beberapa daerah juga dipantau berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir pada periode 25-28 Desember 2025.Masyarakat diimbau tetap memantau cuaca harian karena kondisi atmosfer masih tidak stabil di puncak musim hujan.Daerah yang berpotensi hujan di Jateng 25-28 Desember 2025Hujan ringan terjadi di daerah:Di sebagian besar wilayah Jawa Tengah, kondisi hujan ringan diprediksi dominan sepanjang hari.Potensi hujan sedang lebat disertai petir:Baca juga: Mengapa Bendera One Piece Ramai Dikibarkan? Ini Analisis SosiologBaca juga: 5 Poin Analisis Sosiolog soal Ramainya Pengibaran Bendera One Piece Jelang 17 AgustusHujan RinganHujan ringan diprediksi akan terjadi terutama pada sore hingga malam hari, dengan durasi hujan yang relatif tidak ekstrem.Hujan RinganHujan RinganBMKG mencatat bahwa potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih tetap perlu diwaspadai, terutama pada 25 Desember 2025, meskipun tidak dominan di seluruh wilayah Jateng.Kondisi ini dapat meningkat secara lokal akibat aktivitas awan konvektif di siang atau sore hari.Meski hujan ringan dominan dalam prakiraan sepekan ini, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca secara tiba-tiba, terutama saat memasuki sore hingga malam hari.Hujan yang berulang, meskipun ringan, dapat menyebabkan genangan lokal atau gangguan aktivitas di luar ruangan, sehingga pemantauan informasi harian sangat dianjurkan.Baca juga: Cara Cek CCTV Pantai Jogja untuk Mengetahui Kondisi Cuaca Sebelum Liburan


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-12 10:17