Daftar Direksi dan Komisaris GOTO yang Mengundurkan Diri

2026-01-12 06:21:42
Daftar Direksi dan Komisaris GOTO yang Mengundurkan Diri
JAKARTA, - Sejumlah anggota Direksi dan Dewan Komisaris PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengajukan pengunduran diri yang diterima perusahaan pada Senin .Informasi tersebut disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).Manajemen menjelaskan bahwa aksi pengunduran diri ini akan disertai dengan penunjukan nama-nama baru untuk menggantikan posisi strategis tersebut.Baca juga: Hans Patuwo Dinominasikan Jadi Dirut GOTO, Simak Profilnya Seluruh perubahan akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember 2025.Salah satu nama yang mengundurkan diri adalah Patrick Sugito Walujo, yang resmi melepas jabatannya sebagai Direktur Utama.Untuk menggantikan posisinya, GOTO menominasikan Hans Patuwo sebagai Direktur Utama sekaligus Chief Executive Officer (CEO).Penetapan ini menunggu persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB.Selain Patrick Sugito, Ade Mulyana, yang menjabat sebagai Direktur, juga mengajukan pengunduran diri.Dari jajaran Dewan Komisaris, Pablo Malay dan Winato Kartono turut menyampaikan pengunduran diri mereka karena alasan pribadi dan keluarga.Sebagai calon pengganti, GOTO menominasikan Andre Soelistyo dan Santoso Kartono untuk duduk di Dewan Komisaris.Manajemen menilai keduanya memiliki pengalaman strategis dan pemahaman mendalam mengenai teknologi dan investasi sehingga dapat memperkuat fungsi pengawasan serta tata kelola perusahaan.“Bapak Andre Soelistyo dan Bapak Santoso Kartono akan menggunakan pengalaman strategis dan pemahaman mendalam mereka tentang teknologi dan investasi untuk meningkatkan fungsi pengawasan dan tata kelola Dewan Komisaris,” tulis manajemen dalam keterangan resmi.Seluruh perubahan susunan Direksi dan Komisaris tersebut akan dimintakan persetujuan resmi pada RUPSLB 17 Desember 2025, sesuai ketentuan POJK 33/2014, POJK 15/2020, dan Anggaran Dasar Perseroan.Hingga September 2025, pendapatan bersih GOTO meningkat 14 persen menjadi Rp 13,30 triliun dari Rp 11,66 triliun.Selain itu, untuk pertama kalinya, perseroan membukukan laba sebelum pajak yang disesuaikan sebesar Rp 62 miliar, menandai peralihan dari tren rugi dalam beberapa periode sebelumnya.


(prf/ega)