7 Hal Wajib Dilakukan Sebelum Bepergian agar Rumah Tetap Bersih

2026-02-03 14:15:01
7 Hal Wajib Dilakukan Sebelum Bepergian agar Rumah Tetap Bersih
- Pulang dari liburan berhari-hari dan disambut dengan rumah yang bersih tentu akan sangat menyenangkan.Karena itu, membersihkan rumah sebelum berangkat berlibur penting untuk dilakukan agar kamu tetap bisa berlibur dengan tenang dan nyaman. Disisi lain, ada banyak barang yang perlu dikemas untuk dibawa berlibur, hal ini akan memecah fokus kamu untuk memilih berkemas atau merapikan rumah.Baca juga: Cara Menanam Buah Naga di Halaman Rumah hingga Bisa Panen Untuk itu agar mempermudah proses berkemas dan membersihkan rumah, dilansir dari laman Better Homes and Gardens pada Rabu berikut adalah hal yang perlu kamu rapikan dan bersihkan sebelum berangkat liburan.Mencuci piring dan membersihkan wastafel akan membantu kamu untuk menghilangkan jamur dan bakteri dan lingkungan lembap yang berkembang di dalam rumah.Disisi lain, kamu tentu tidak ingin meninggalkan piring kotor di mesin pencuci atau wastafel, untuk itu pastikan untuk menjalankan mesin tersebut dan membersihkan wastafel.Setelahnya, kamu dapat mengosongkan mesin pencuci piring dan biarkan mesin tersebut terbuka untuk membantu mencegah kelembapan dan bau yang menumpuk di dalamnya.Sebelum berkemas untuk liburan, periksa kulkas, lemari dapur dan area penyimpanan makanan di rumah. Hal ini dapat membantu untuk mencegah makanan membusuk tanpa kamu ketahui.Baca juga: Cara Menanam Kangkung di Rumah, Mudah Dirawat dan Bisa Panen BerulangSelain itu, pastikan sayuran atau buah yang tersimpan di dalam kulkas tidak akan membusuk selama kamu tinggal berlibur, jika kamu takut buah dan sayur tersebut akan busuk sebaiknya segera buang untuk menghindari hama merayap di rumah atau bawa untuk camilan.Kamu tidak perlu khawatir untuk barang dan makanan yang tidak mudah busuk, selagi melakukan hal ini kamu bisa menghilangkan sisa residu seperti remah-remah dan sisa makanan di lemari penyimpanan.Hal lain yang penting untuk dilakukan saat membersihkan rumah sebelum ditinggal berlibur yakni membuang sampah.Kamu juga harus memeriksa tempat sampah di setiap ruangan atau area pembuangan lain seperti tempat pembuangan popok dan kotak pasir kucing.Usahakan untuk melakukan sebagian besar pekerjaan ini untuk menghindari sampah yang tertinggal di ruangan tertentu.Untuk menghindari jamur dan kuman yang berkembang di sekitar kamar mandi saat kamu pergi berlibur.Bersihkan barang-barang seperti handuk, lap dapur, dan pakaian olahraga dan pakaian kotor yang rentan terhadap jamur dan bau tak sedap.Baca juga: Meletakkan Patung Kucing di Dekat Pintu Masuk Rumah, Apa Manfaatnya?


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

di sela acara peluncuran AI Innovation Hub di Institut Teknologi Bandung, Bandung, Jawa Barat, Selasa .Baca juga: Telkomsel Resmikan AI Innovation Hub di ITB, Perkuat Pengembangan AI NasionalDalam menyikapi AI Bubble, salah satu langkah konkret yang dilakukan Telkomsel adalah tidak gegabah melakukan investasi besar pada infrastruktur AI, seperti pembelian perangkat komputasi mahal, tanpa perhitungan pengembalian yang jelas.Menurut Nugroho, perkembangan teknologi AI sangat cepat, sehingga investasi perangkat keras yang dilakukan terlalu dini berisiko menjadi tidak relevan dalam waktu singkat.“Kalau kami investasi terlalu besar di awal, tapi teknologinya cepat berubah, maka pengembalian investasi (return on investment/ROI) akan sulit tercapai,” ungkap Nugie.Sebagai gantinya, Telkomsel memilih pendekatan yang lebih terukur, antara lain melalui kolaborasi dengan mitra, pemanfaatan komputasi awan (cloud), serta implementasi AI berbasis kebutuhan nyata (use case driven).Baca juga: Paket Siaga Peduli Telkomsel, Internet Gratis untuk Korban Bencana di SumateraWalaupun ancaman risiko AI Bubble nyata, Telkomsel menegaskan bahwa AI bukan teknologi yang bisa dihindari. Tantangannya bukan memilih antara AI atau tidak, melainkan mengadopsi AI secara matang dan berkelanjutan.“Bukan berarti karena ada potensi bubble lalu AI tidak dibutuhkan. AI tetap penting, tapi harus diadopsi dengan perhitungan yang matang,” tutur Nugroho.Selain mengungkap sikap perusahaan soal AI Bubble, Nugroho juga menggambarkan fenomena adopsi alias tren AI di Indonesia.Nugroho menilai adopsi AI di sini relatif lebih terukur dibandingkan fase teknologi baru sebelumnya.Pengalaman pahit pada era startup bubble, menurut dia, membuat pelaku industri kini lebih berhati-hati dalam berinvestasi, terutama dengan maraknya AI.

| 2026-02-03 12:42