PONTIANAK, – Seorang anak 10 tahun, Bayanaka Patal Ramlan dilaporkan tewas usai tenggelam banjir rob di Parit Tokaya, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa .Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika Bayanaka bermain bersama beberapa temannya di dekat parit, pada Senin .Saat itu, korban mau memungut buah jambu yang terjatuh di dalam air.“Mereka diduga tengah memungut jambu yang jatuh ke air sebelum Bayanaka terpeleset dan hilang terbawa arus,” kata Edi kepada wartawan, Selasa siang.Baca juga: Banjir Rob Rendam 4 Desa di Kubu Raya Kalbar, Jalan Putus, Sekolah RusakEdi menerangkan, petugas sempat melakukan pencarian. Korban baru ditemukan Selasa pagi, dalam kondisi meninggal dunia.“Dicari-cari tidak ketemu. Baru pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB jasadnya ditemukan mengapung,” ujar Edi.Edi datang bertakziah ke rumah keluarga korban di Gang Pagar Alam, Jalan Tanjungpura, Pontianak. Kedatangannya disambut keluarga yang masih larut dalam kesedihan.“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Pontianak, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga diberi ketabahan,” ucap Edi.Edi mengingatkan pentingnya kewaspadaan warga di tengah kondisi air pasang yang kerap menutupi permukaan jalan maupun parit, sehingga membuat batas-batas permukaan tidak terlihat jelas.“Kami mengimbau para orang tua agar lebih waspada dan mengawasi anak-anaknya. Pada situasi seperti sekarang, parit bisa tampak menyatu dengan jalan. Sangat berbahaya,” ungkap Edi.Baca juga: Pemkot Pontianak Tetapkan Siaga 1 Banjir Rob, Aktifkan Posko Penanganan Bencana Edi juga meminta masyarakat mencegah anak-anak bermain atau mandi di parit, terutama pada musim penghujan dan saat pasang tinggi.“Anak-anak jangan dibiarkan masuk ke parit-parit dalam dan harus selalu diawasi,” tutup Edi.Sebagai diketahui, Pemerintah Kota Pontianak menetapkan status Siaga 1 banjir rob setelah air pasang kembali merendam kawasan pesisir di sepanjang Sungai Kapuas dan Sungai Landak.Kenaikan air dipicu angin laut kencang yang menahan aliran sungai. Sejumlah titik terdampak, termasuk kawasan Yuka dan gang-gang di Sungai Jawi Dalam, dengan genangan mencapai 60–80 sentimeter.Pemkot mengaktifkan posko bencana, menyiagakan petugas, dan mempersiapkan evakuasi bila diperlukan.Wali Kota Edi Rusdi Kamtono mengimbau warga tetap waspada karena puncak pasang diperkirakan terjadi esok hari.
(prf/ega)
Anak 10 Tahun Tewas Tenggelam Saat Banjir Rob di Pontianak
2026-01-12 11:11:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 21:49
| 2026-01-12 21:19
| 2026-01-12 21:12
| 2026-01-12 20:47
| 2026-01-12 20:37










































