Kolaborasi dengan IPB, Pemdes Krandegan Pakai Alat Pemantau Cuaca untuk Pertanian

2026-01-14 07:07:45
Kolaborasi dengan IPB, Pemdes Krandegan Pakai Alat Pemantau Cuaca untuk Pertanian
PURWOREJO, – Pemerintah Desa Krandegan, bekerja sama dengan IPB University, resmi memasang alat pemantau cuaca otomatis (Automatic Weather Station/AWS) di lahan pertanian desa setempat pada Senin .Langkah ini diambil guna mendukung tata kelola desa yang adaptif terhadap perubahan iklim sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian berbasis teknologi.Kepala Desa Krandegan, Dwinanto, menjelaskan bahwa pemasangan alat tersebut akan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat, terutama petani, dalam pengambilan keputusan terkait aktivitas pertanian dan mitigasi bencana.Baca juga: IPB Berduka, Anggit Bima Wicaksana Meninggal Kecelakaan Saat Ekspedisi Patriot“Dengan adanya alat pemantau cuaca ini, kita bisa tahu kapan waktu terbaik untuk tanam, kapan potensi hujan tinggi, dan bagaimana mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem,” ungkap Dwinanto.Alat AWS ini berfungsi untuk merekam data cuaca secara real-time, termasuk suhu udara, kelembapan, curah hujan, arah dan kecepatan angin, serta intensitas sinar matahari.Data yang dikumpulkan akan dikirim secara otomatis ke server dan dapat diakses melalui sistem digital yang terintegrasi dengan website desa.Kolaborasi ini dilaksanakan oleh tim pengabdian masyarakat IPB University yang dipimpin oleh Idung Risdianto.Selain pemasangan alat, tim IPB juga memberikan pelatihan kepada perangkat desa dan kelompok tani mengenai cara membaca serta memanfaatkan data cuaca.Menurut Idung, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen IPB untuk menghadirkan inovasi sains yang berdampak langsung bagi masyarakat desa.“Desa adalah laboratorium hidup. Dengan data cuaca yang akurat, masyarakat bisa lebih siap menghadapi perubahan iklim dan memanfaatkan informasi tersebut untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” katanya.Baca juga: Bupati Purworejo Ingatkan SPPG: Jangan Asal Masak, Jaga Kualitas...Hasil pemantauan dari AWS Desa Krandegan dapat diakses oleh masyarakat melalui situs www.krandegan.id atau dashboard data di https://jtg.cwssibu.org/dashboard/aws-jtg25.Data diperbarui setiap 10 menit dan juga menampilkan prediksi cuaca hingga 10 hari ke depan.Keberadaan alat pemantau cuaca ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan data desa berbasis sains, yang dapat digunakan dalam perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya air, dan kebijakan ketahanan pangan.


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-14 05:54