Konten Kreator di Banten Akan Ditarik Zakat Profesi

2026-02-02 00:02:23
Konten Kreator di Banten Akan Ditarik Zakat Profesi
BANTEN, - Potensi zakat dari pegiat konten digital di Banten akan dioptimalkan oleh Badan Zakat Nasional (Baznas).Kepala Baznas Banten Wawan Wahyudi menyatakan, perkembangan teknologi di era modern telah dimanfaatkan oleh pegiat konten digital sebagai sumber pekerjaan yang menjanjikan."Youtuber, influenzer juga akan kita kejar (zakat penghasilan) jangan sampai lupa urusan akhirat (bayar zakat)," ujar Wawan saat memberikan sambutan pada acara pelantikan pengurus Baznas Banten di Pendopo Gubernur Banten, Senin .Baca juga: 33 Lembaga Zakat Jatim Kirim 103 Ton Bantuan ke Bencana SumateraKetentuan hukum zakat bagi kreator digital telah ditetapkan melalui Keputusan Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VIII Nomor 04/Ijtima’ Ulama/VIII/2024.Baznas terus berinovasi menggali potensi zakat lainnya di era teknologi ini."Inovasi menggerakkan pengumpulan zakat di era digital potensi zakat Banten yang besar menuntut untuk inovatif khususnya dalam menyikapi perubahan perilaku muzaki," ujar dia.Untuk membantu Baznas, mantan Rektor UIN Maulana Hasanudin Banten ini juga akan menggandeng selebgram, anggota dewan, hingga mahasiswa sebagai duta zakat."Sehingga tidak ada kesan (zakat hanya urusan) orangtua, pendekatan teknologi dan humanis akan dikedepankan," tandas dia.Baca juga: Cerita Petani Indramayu, Panen Berlimpah Berkat Rutin ZakatGubernur Banten Andra Soni mengungkapkan bahwa potensi zakat di Banten sangat besar dan setara dengan corporate social responsibility (CSR) perusahaan."Potensi zakat di kita sangat besar, sama kaya CSR perusahaan. Ini bisa menjadi salah satu komponen kita untuk membangun Provinsi Banten lebih cepat," kata Andra Soni.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-02 10:23