AMBON, - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto mengajak masyarakat di Kepulauan Tanimbar untuk tetap menjaga situasi keamanan pasca-bentrok yang terjadi pada Jumat .Kapolda mengajak masyarakat untuk menyelesaikan konflik dengan dialog adat.“Situasi keamanan harus tetap dijaga agar tetap kondusif dan hubungan yang harmonis antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat adalah fondasi agar suatu wilayah bisa tumbuh, maju, dan berkembang,” kata Dadang dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa .Baca juga: Bentrok 2 Desa di Tanimbar Maluku, 29 Orang Terluka Termasuk Anggota PolisiMenurutnya, situasi keamanan merupakan kebutuhan dasar yang hanya bisa tercapai bila seluruh elemen masyarakat saling menghormati dan mengedepankan dialog dalam menghadapi permasalahan sosial.“Dalam kehidupan sosial, permasalahan pasti ada. Namun penyelesaiannya memerlukan hati yang sabar dan pikiran yang tenang. Jangan saling menyerang karena itu tidak memberi manfaat apa pun,” ungkapnya.Baca juga: Jadi Tersangka, Eks Bupati Kepulauan Tanimbar Diborgol, Digiring Pakai Rompi JinggaIa menilai, berbagai konflik yang terjadi di wilayah Tanimbar dapat dicegah apabila masyarakat mengutamakan kesabaran dan kebijaksanaan.Dadang juga mengingatkan warga agar menyelesaikan setiap persoalan dengan musyawarah yang melibatkan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Jika tidak menemui titik temu, maka harus diserahkan kepada penegak hukum.“Kasus yang menyebabkan korban jiwa harus segera ditangani melalui proses hukum. Penegakan hukum menjaga keadilan dan mencegah konflik meluas,” katanya.Ia juga mengingatkan masyarakat di wilayah itu untuk belajar dari sejarah pada masa lampau saat penjajah Belanda menguasai wilayah dan kekayaan rempah-rempah.“Dulu penjajah senang ketika kita bertikai, karena itu memudahkan mereka mengambil rempah-rempah dan menguasai negeri ini. Jangan sampai kita mengulang sejarah yang sama,” tandasnya.Sebelumnya diberitakan, bentrokan antara dua kelompok warga desa terjadi di Kepulauan Tanimbar pada Jumat . Bentrokan itu menyebabkan 29 warga terluka, termasuk seorang anggota polisi.
(prf/ega)
Cegah Bentrok Terulang, Warga Tanimbar Diminta Kedepankan Dialog Adat
2026-01-12 04:10:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:39
| 2026-01-12 04:35
| 2026-01-12 03:29
| 2026-01-12 02:55
| 2026-01-12 02:27










































