SERANG, – Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono mengatakan telah menerima laporan terkait persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan, Banten.Menurut Diaz, Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebenarnya telah memiliki solusi untuk menangani penumpukan sampah saat Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang ditutup sementara.“Jadi kalau tadi tanya solusinya, mereka sebenarnya sudah punya solusi,” kata Diaz kepada wartawan di workshop Greenhope, Tangerang, Rabu .Meski demikian, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) tetap melakukan pengawasan terhadap proses penanganan sampah oleh Pemkot Tangerang Selatan serta perbaikan di TPA Cipeucang.“Jadi sementara ini kita melakukan pengawasan saja kepada Cipeucang,” ujar dia.Baca juga: Di Tengah Krisis Sampah Tangsel, RW 09 Bakti Jaya Pilih Olah Sampah dari RumahDiaz menjelaskan, pengelola TPA Cipeucang saat ini tengah melakukan penanganan sejak lokasi tersebut disegel KLH, salah satunya dengan melakukan terasering di empat zona.Ia menyebutkan, volume sampah terbesar berada di zona satu yang mencapai lebih dari 1 juta meter kubik. Sementara di zona dua dan zona tiga masing-masing sekitar 500 ribu meter kubik.“Zona 4 yang masih baru lagi. Dan di zona 3 ini, mereka lagi melakukan tersering. Katanya beberapa hari baru selesai. Dan karena adanya update ini, adanya pekerjaan ini, maka (sampah) tidak bisa masuk ke Cipeucang,” jelas dia.Berdasarkan informasi yang diterimanya, Pemkot Tangerang Selatan juga telah menyiapkan solusi lain dengan mengalihkan pembuangan sampah ke TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle).Selain itu, sampah Kota Tangerang Selatan juga direncanakan untuk diolah melalui Pembangkit Listrik menjadi Energi Listrik (PSEL).“Tapi kan untuk PSEL ini itu waktunya paling tidak 2 tahun lah,” tandas dia.
(prf/ega)
Darurat Sampah di Tangsel, Wamen LH Sebut Pemkot Sudah Punya Solusi
2026-01-12 14:03:20
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 12:16
| 2026-01-12 11:58










































