Wisatawan Datangi Malioboro Tembus 100.000 Orang per Hari, Puncak Kepadatan Diprediksi Besok

2026-01-11 14:25:51
Wisatawan Datangi Malioboro Tembus 100.000 Orang per Hari, Puncak Kepadatan Diprediksi Besok
YOGYAKARTA, - Kawasan Malioboro diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan wisatawan sangat signifikan pada momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini.Jumlah pelancong yang memadati jantung Kota Yogyakarta itu diperkirakan tembus hingga 1,5 juta orang selama dua pekan masa liburan.Baca juga: Jasa Foto Baju Tradisional di Malioboro Kebanjiran Order, Sehari Bisa Dapat Rp 500.000Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni, mengungkapkan, proyeksi tersebut didasarkan pada perbandingan data kunjungan tahun lalu serta tren pergerakan wisatawan yang masuk ke DIY.Jika prediksi meleset ke arah atas, maka akan terjadi kenaikan kunjungan hingga tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya."Kalau melihat data BPS tahun lalu, kunjungan dua minggu libur Nataru itu mencapai 500.000 orang. Nah, tahun ini dengan asumsi per hari di angka 60.000 sampai 100.000 pengunjung dikalikan 14 hari, kita bisa mencapai angka 1,4 juta hingga 1,5 juta pengunjung," ujarnya, Kamis .Baca juga: Meski Kondisi Padat, Wisatawan Tetap Bisa Menikmati Malioboro YogyakartaPerempuan yang akrab disapa Anggi itu menjelaskan, pihaknya memiliki indikator kuat untuk menghitung rata-rata kunjungan harian, salah satunya melalui data masuk di Teras Malioboro (TM).Berdasarkan pantauan pada akhir pekan kemarin, sepanjang 20-22 Desember 2025, tercatat ada sekitar 64.000 pengunjung di titik relokasi pedagang kaki lima tersebut."Asumsi kita, pengunjung Malioboro yang masuk ke Teras itu sekitar 20 sampai 30 persen dari keseluruhan total orang yang ada di kawasan Malioboro. Jadi, kalau di Teras saja ada 20.000 per hari, maka total di Malioboro bisa menyentuh 100.000 pengunjung per harinya," jelasnya.Data tersebut, lanjut Anggi, selaras dengan pantauan Ditlantas Polda DIY dan Kemenpar terkait pergerakan 7 hingga 9 juta wisatawan yang masuk ke wilayah Yogyakarta pada akhir tahun ini.Mengenai asal wisatawan, walaupun tidak tersedia data secara detail, ia menyebut, mayoritas masih didominasi oleh pelancong domestik atau lokal."Yang pasti wisatawan lokal yang bisa diakses dengan kendaraan pribadi maupun umum. Asumsinya dari Jawa Tengah, DIY sendiri, serta wilayah lain di Pulau Jawa. Itu yang paling maksimal," imbuhnya.Baca juga: 7 Juta Wisatawan Diprediksi Serbu Yogyakarta Saat Nataru, Malioboro Mulai Dipadati PelancongMeski sudah terlihat ramai dan mengalami kenaikan dibanding hari biasa, kondisi hari kerja tetap memberikan pengaruh, sehingga Malioboro cenderung lebih landai.Namun, warga masyarakat dan wisatawan harus bersiap, karena UPT memprediksi gelombang kunjungan akan meningkat tajam mulai 26 Desember 2025, atau setelah hari raya Natal."Prediksi kami di weekend besok, mulai tanggal 26, 27 Desember sampai malam tahun baru nanti, kenaikannya akan cukup tajam. Angka harian bisa konsisten di atas 30.000 pengunjung, bahkan lebih," pungkasnya.Baca juga: Membeludak, PHRI Sebut Banyak Wisatawan dari Bali Alihkan Kunjungan ke YogyakartaSebelumnya, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (BPPD DIY), GKR Bendara, meminta warga untuk bersabar dalam menyikapi lonjakan kunjungan pelancong.


(prf/ega)