Rute Kereta Cepat China Melebihi Keliling Bumi, Shinkansen Pun Keok

2026-01-14 07:20:56
Rute Kereta Cepat China Melebihi Keliling Bumi, Shinkansen Pun Keok
BEIJING, - Jaringan kereta api berkecepatan tinggi di China kini mencatatkan tonggak sejarah baru, dengan total jarak operasi yang melampaui 50.000 kilometer.Capaian ini diumumkan setelah diresmikannya jalur kereta cepat Xi’an–Yan’an pada Jumat , sebagaimana dilaporkan media Pemerintah China.Dengan pencapaian tersebut, China mengukuhkan diri sebagai negara dengan jaringan kereta cepat terbesar di dunia, sekitar seperlima lebih panjang dibandingkan keliling bumi.Baca juga: Kekayaan Musk Meroket Rp 12.506 Triliun, Bisa Bangun 111 Kereta Cepat WhooshJalur baru ini menghubungkan Xi’an, kota bersejarah yang menjadi rumah bagi Tentara Terakota, dengan Yan’an di bagian utara Provinsi Shaanxi."Perjalanan dimulai di Xi’an dan berakhir di Yan’an," lapor China Central Television (CCTV) dikutip dari kantor berita AFP, seraya menekankan bahwa kedua kota berada di provinsi yang sama.Jalur Xi’an–Yan’an memiliki panjang 299 kilometer dan dapat ditempuh dalam waktu 68 menit dengan kereta tercepat, jauh lebih singkat dibanding moda transportasi sebelumnya.Kereta cepat C9309 yang dioperasikan di jalur ini mampu melaju hingga 350 kilometer per jam.Kecepatan tersebut bahkan melampaui kereta cepat Shinkansen milik Jepang, yang umumnya beroperasi dengan kecepatan maksimum 320 km/jam.Pengoperasian ini menunjukkan kemajuan pesat teknologi transportasi China, baik dari sisi kecepatan, jangkauan, maupun jumlah penumpang.ED Jones / AFP Sebuah kereta api cepat China memasuki stasiun Provinsi Hebei.Namun, di balik pesatnya pembangunan infrastruktur ini, terdapat pula dampak sosial yang tak dapat dihindari.Sejumlah rumah warga harus dibongkar untuk pembangunan jalur. Saat konstruksi dimulai pada 2020, otoritas setempat menyebut warga terdampak akan menerima kompensasi sebesar 5.000 yuan atau sekitar Rp 12 juta per rumah tangga untuk keperluan relokasi.Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menangani dampak sosial dari proyek-proyek infrastruktur besar, meski isu relokasi kerap menjadi sorotan.Menurut pernyataan resmi dari China Railway, perusahaan milik negara, jaringan kereta cepat nasional tumbuh sekitar 32 persen dibandingkan pada 2020.Pertumbuhan ini mencerminkan konsistensi investasi besar-besaran pemerintah dalam sektor transportasi rel.Baca juga: Mesir Punya Kereta Cepat Pertama: Kalah Ngebut dari Whoosh, tapi Tahan Gurun PanasDi luar negeri, Pemerintah China juga aktif membiayai proyek-proyek rel melalui inisiatif Belt and Road (BRI) yang bertujuan memperkuat konektivitas infrastruktur antarnegara.Namun, sejumlah proyek BRI dilaporkan mengalami kendala. Beberapa proyek tertunda, sedangkan yang lainnya menuai kontroversi terkait pembiayaan, dampak sosial, maupun implikasi politik di negara-negara mitra.Meski demikian, pembangunan infrastruktur kereta cepat terus menjadi simbol ambisi global China dalam memperluas pengaruh melalui jalur transportasi modern.Baca juga: Bunga Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung 3,4 Persen, RI Kena Jebakan Utang China?Sumber: Kompas.com (Penulis: Inas Rifqia Lainufar | Editor: Inas Rifqia Lainufar)


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-14 06:42