UMY Beri Keringanan hingga Pembebasan Biaya Kuliah 26 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

2026-01-12 04:53:17
UMY Beri Keringanan hingga Pembebasan Biaya Kuliah 26 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera
- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan keringanan hingga pembebasan biaya kuliah untuk 26 mahasiswa yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Akibat kehilangan hunian, harta benda, dan mata pencaharian, banyak orangtua dari mahasiswa kini tak lagi mampu membiayai pendidikan anaknya. “Kita punya misi dakwah, misi kemanusiaan, tetapi juga misi profesional. Karena kita berada di bawah Muhammadiyah, maka untuk kasus bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mahasiswa-mahasiswa yang terdampak akan kita berikan keringanan,” ujar Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., Rabu , dilansir di situs kampus.Keringanan tersebut mencakup pembebasan biaya kuliah selama satu semester, satu tahun, bahkan mungkin pembebasan penuh, tergantung pada tingkat kerusakan atau kehilangan yang dialami keluarga mahasiswa. Kebijakan ini akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing mahasiswa agar tidak ada yang tertinggal dalam pendidikannya.“Jika kondisi mereka sangat parah, orangtua tidak punya penghasilan lagi, rumah hilang, atau lahan pertanian rusak, maka kita usahakan minimal satu semester gratis. Jika kondisi belum membaik, kita pertimbangkan lagi. Dalam kasus tertentu, kalau memang sangat berat, bisa saja hingga mereka selesai kuliah,” kata Rektor.Baca juga: 162 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera Dapat Bantuan dari UGM, Pastikan Pendidikan TerjagaSelain itu, UMY juga telah menyalurkan bantuan bagi kehidupan sehari-hari mahasiswa yang keluarganya tidak lagi mampu mengirimkan dukungan finansial. Bantuan ini dihimpun melalui donasi civitas academica UMY yang disalurkan melalui Lazismu UMY. Total dana yang terkumpul hingga momen wisuda pada Rabu mencapai Rp 62.179.033. Prof. Nurmandi menegaskan bahwa UMY siap menurunkan tim KKN maupun dosen untuk membantu proses rehabilitasi ke Sumatera. Bentuan dari segi tenaga tersebut dapat mencakup perbaikan lingkungan, desain ulang permukiman, hingga pemberdayaan masyarakat.UMY juga menyiapkan dukungan psikososial untuk membantu 26 mahasiswa yang mengalami trauma pascabencana turut menimpa keluarga mereka.“Mereka sedang mengalami ujian. Rumah hilang, mungkin ada orangtua yang meninggal, kebun rusak, dan barang-barang lenyap. Karena itu, mereka harus tetap tabah dan tegar. Kami akan mendampingi supaya mereka tetap semangat belajar. Pendampingan psikologis sangat penting karena banyak penyintas bencana mengalami gangguan mental. Psikolog dan dosen UMY siap membantu proses pemulihannya,” tegas Prof. Nurmandi.Baca juga: Mendikdasmen Salurkan Bantuan ke Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang, SMA Dapat Rp 25 Juta


(prf/ega)