Wamenkes: Cek Kesehatan Gratis Perpanjang Harapan Hidup Lampaui 71 Tahun

2026-01-12 06:19:52
Wamenkes: Cek Kesehatan Gratis Perpanjang Harapan Hidup Lampaui 71 Tahun
JAKARTA, - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan bahwa program cek kesehatan gratis (CKG) dapat memperpanjang angka harapan hidup.Alasannya, CKG memungkinkan masyarakat untuk mendeteksi potensi penyakit sejak dini sebelum muncul gejala komplikasi yang lebih parah."Kita kan angka harapan hidupnya sampai 71 tahun. Dengan pembiayaan kesehatan gratis, diarahkan penyakit-penyakit yang stadium ini bisa lebih diatasi," ujar Dante di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, Kamis ."Maka angka harapan hidup kita akan kita coba untuk bisa diperpanjang di beberapa tahunnya," sambung dia.Baca juga: Wamenkes Dante Tinjau CKG di Panti Sosial Lansia, Mayoritas Ditemukan HipertensiSelain memperpanjang harapan hidup, menurut Dante, CKG akan membawa dampak ekonomi yang signifikan, terutama dalam konteks ekonomi yang lebih terjangkau."Secara ekonomis akan membawa dampak yang besar yang mungkin belum bisa kelihatan sekarang, tapi beberapa tahun lagi akan kelihatan dampak ekonominya untuk pembiayaan kesehatan yang semakin berkurang pada stadium akhir penyakit," jelasnya.Baca juga: 20 Negara dengan Angka Harapan Hidup Tertinggi 2025, Malaysia Jauh di Atas IndonesiaDante mengungkapkan, pengobatan lanjutan akan dilakukan jika hasil CKG mengindikasikan adanya masalah kesehatan yang perlu ditangani lebih serius."Hasilnya nanti langsung diobati. Ada dua pilar yang akan kita lakukan dari hasil yang sudah kita temukan dalam pembesan CKG. Pertama adalah tata laksana," ucapnya.Ia menjelaskan, tata laksana yakni pemerintah akan menyediakan layanan lanjutan untuk mengobati penyakit yang terdeteksi setelah CKG."Tata laksana itu yang hipertensi diobati, hipertensi, diabetes diobati diabetes, penyakit-penyakit lain, penyakit paru diobati, misalnya TBC diobati TBC-nya," ucapnya.CKG disebut sebagai kegiatan yang dikembangkan sebagai dasar promosi kesehatan sekaligus edukasi dini tentang cara menjaga kesehatan dengan baik."Promosi kesehatan ini misalnya di usia anak-anak, usia dewasa, usia orangtua, itu banyak yang mengalami karies gigi. Ini akan jadi dasar kita melakukan edukasi bagaimana gosok gigi yang benar, bagaimana cara mengobati, menjaga perawatan gigi, dan seterusnya," ucap Dante.Sebelumnya, Kemenkes telah menyampaikan bahwa sebanyak 50,5 juta masyarakat telah mengikuti pemeriksaan atau cek kesehatan gratis (CKG).Data tersebut didapat dari 10 Februari hingga 4 November 2025, dengan sebanyak 34,3 juta peserta dari usia dewasa dan 16,2 juta dari CKG sekolah.


(prf/ega)