- Besok Selasa, para guru se-Indonesia akan memperingati Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025. Guru bisa download atau unduh panduan serta logo HGN 2025. Namun ada dua logo yang berbeda untuk digunakan pada acara HGN 2025. Baik Kemenag (Kementerian Agama) dan Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah) merilis tema dan logo yang dapat diunduh di lamam resmi mereka.Mengapa kedua kementerian ini merilis logo masing-masing? Sebab keduanya memiliki institusi pendidikan yang berbeda.Hari guru tahun ini, untuk Kemenag mengusung tema “Merawat Semesta dengan Cinta.” Tema ini bukan hanya seruan simbolik, melainkan refleksi mendalam atas filosofi pendidikan yang berakar pada kesadaran spiritual, ekologis, dan kemanusiaan.Sementara untuk Kemendikdasmen, membawa tema Hari Guru Nasional 2025 adalah "Guru Hebat, Indonesia Kuat".Baca juga: Sejarah Hari Guru Nasional, Jejaknya Dimulai sejak Tahun 1912Logo ini bisa digunakan oleh siswa dan guru selama perayaan HGN 2025.Lalu apa makna dibalik logo HGN 2025 masing-masing kementerian?Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, tema ini menggambarkan peran guru sebagai penjaga keseimbangan antara ilmu dan iman, antara pengetahuan dan kebijaksanaan.“Guru bukan hanya mengisi pikiran, tetapi menumbuhkan kesadaran dan meluruskan jalan berpikir. Dalam pandangan Islam, guru adalah warasatul anbiya — pewaris para nabi,” ujarnya dilansir dari laman Kemenag, Senin .Logo HGN 2025 mengusung bentuk dasar lingkaran sebagai simbol kesempurnaan ciptaan dan kesinambungan kehidupan.Lingkaran itu menggambarkan semesta yang harmoni, tempat seluruh ciptaan saling terhubung dan saling menjaga.Warna hijau dan biru pada bumi mencerminkan dua dimensi keseimbangan. Hijau melambangkan kehidupan, cinta tanah air, dan kepedulian ekologis. Biru melukiskan keluasan ilmu pengetahuan, kedalaman spiritual, serta kedamaian batin.Dua warna ini mengandung pesan bahwa pendidikan sejati tidak berhenti pada akal, tetapi juga meresap ke jiwa — menghidupkan kesadaran untuk mencintai bumi dan seluruh isinya.Simbol tangan berbentuk tunas menggambarkan kesadaran ekoteologis, yakni pandangan bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab spiritual manusia.Nilai ini merupakan wujud nyata dari salah satu Panca Cinta dalam Kurikulum Berbasis Cinta Kementerian Agama: cinta lingkungan.
(prf/ega)
Logo Hari Guru Nasional 2025, Ada 2 Link Download yang Berbeda
2026-01-12 03:20:02
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:28
| 2026-01-12 03:07
| 2026-01-12 02:47
| 2026-01-12 02:19
| 2026-01-12 01:23










































