JAKARTA, - Ketua DPR Puan Maharani mendesak evaluasi terhadap pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T).Desakan tersebut disampaikan setelah peristiwa meninggalnya ibu hamil yang ditolak empat rumah sakit dan meninggal dunia di Papua."Kami akan meminta Kementerian Kesehatan khususnya, untuk bisa mengevaluasi penanganan kesehatan di rumah sakit-rumah sakit. Jangan sampai ada masyarakat yang kemudian tidak tertangani, khususnya di wilayah 3T," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa .Baca juga: Kemenkes Kirim Tiga Orang ke Papua untuk Usut Kasus Ibu Hamil Ditolak 4 RSPeristiwa meninggalnya ibu hamil di Papua, kata Puan, juga telah menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.Apalagi peristiwa serupa kerap terjadi di berbagai daerah, terutama di wilayah 3T."Saya mendapat laporan bahwa bahkan Presiden hari ini melakukan rapat khusus terkait dengan hal tersebut. Jadi DPR juga prihatin dan tentu saja ini sangat concern," ujar Puan.DPR lewat Komisi IX disebutnya akan mengevaluasi penanganan kesehatan sebagai tindak lanjut kasus meninggalnya ibu hamil di Papua.Baca juga: Ini 4 RS yang Bakal Diaudit Prabowo, Usai Tolak Ibu Hamil hingga Meninggal di Papua"Komisi terkait untuk mengevaluasi pelaksanaan, hal-hal terkait dengan penanganan kesehatan yang terjadi di khususnya di wilayah 3T. Jadi jangan sampai terjadi lagi penanganan atau kelalaian penanganan kesehatan yang terjadi seperti ini," ujar Puan./FINDI RAKMENI Tampak depan RS Bhayangkara Jayapura/ Findi Rakmeni.Diketahui, Prabowo telah memerintahkan untuk mengaudit empat rumah sakit yang menolak ibu hamil hingga meninggal dunia di Papua.Keempat rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, RS Dian Harapan, RSUD Abepura, dan RS Bhayangkara.Perintah Prabowo tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian usai rapat terbatas (ratas) pada Senin .Baca juga: Menkes Kirim Tim ke Papua, Usut Kasus Ibu Hamil Ditolak 4 Rumah Sakit"Saya melapor pada beliau (Presiden Prabowo). Jadi di antaranya itu, perintah beliau untuk segera lakukan perbaikan, audit," ujar Tito usai ratas.Selain rumah sakit, audit juga dilakukan kepada pejabat di dinas kesehatan, pejabat kabupaten, hingga pejabat provinsi."Audit internal masalahnya di mana. Dikumpulkan rumah sakit-rumah sakit itu, termasuk juga pejabat-pejabat yang di Dinas Kesehatan dan lain-lain, baik provinsi, kabupaten, dan juga yang swasta," ujar Tito.Baca juga: Mendagri dan Menkes Turun Tangani Kasus Ibu Hamil Meninggal di Papua Atas Perintah PrabowoPeraturan kepala daerah dan aturan-aturan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga akan diaudit dalam menyikapi peristiwa meninggalnya ibu hamil di Papua.
(prf/ega)
Puan Desak Evaluasi Pelayanan Kesehatan di Wilayah 3T
2026-01-12 03:39:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:07
| 2026-01-12 02:50
| 2026-01-12 01:54
| 2026-01-12 01:46
| 2026-01-12 01:18










































