Tergiur Untung 2,5 Persen per Hari, Warga Kubu Raya Tertipu Investasi Trading Emas

2026-01-12 18:46:57
Tergiur Untung 2,5 Persen per Hari, Warga Kubu Raya Tertipu Investasi Trading Emas
KUBU RAYA, - Seorang warga Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) berinisial MR (42) ditipu puluhan juta rupiah lantaran tergiur keuntungan investasi trading emas.Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengatakan, dalam kasus tersebut, terduga pelaku berinisial NN (36) telah ditangkap untuk dilakukan pemeriksaan.“Kasus ini masih dalam penyidikan. Kami akan memeriksa saksi dan terduga pelaku,” kata Ade kepada wartawan, Kamis .Baca juga: Investasi Emas untuk Pemula: Panduan yang Perlu DiketahuiAde menjelaskan, kasus ini bermula pada akhir Mei 2025.Saat itu, MR berkenalan dengan NN yang mengaku mengelola investasi trading emas dengan sistem bagi hasil harian sebesar 2,5 persen dari modal.Dana disebut aman dan bisa ditarik kapan saja.“Pelaku mengaku sudah berpengalaman lebih dari setahun dan berani pasang badan jika modal ingin ditarik sewaktu-waktu. Ucapan itu membuat korban percaya,” ujar Ade.Pada 27 Mei, MR mentransfer Rp 10 juta ke rekening NN. Tiga hari kemudian, ia menerima keuntungan harian Rp 250.000.Merasa yakin, korban menambah modal Rp 20 juta. Total investasi pun mencapai Rp 30 juta. Hingga 5 Juni, uang hasil “bagi hasil” terus mengalir.“Beberapa hari kemudian pelaku kembali membujuk korban menambah modal dengan dalih banyak nasabah puas. Korban menambah lagi Rp 20 juta,” ujar Ade.Baca juga: Mau Investasi Emas Saat Harganya Tinggi? Perhatikan Hal-hal IniSetelah itu, NN menawarkan “promo khusus” investasi emas mengikuti kalender ekonomi Amerika Serikat.Ia menjanjikan modal Rp 10 juta akan kembali menjadi Rp 12 juta hanya dalam tiga hari. MR pun kembali mentransfer Rp 20 juta pada 6 Juni 2025.Namun janji itu tak pernah ditepati. Uang korban tak kembali, hanya ada beberapa transfer kecil, yakni Rp 3 juta pada 13 dan 25 Juni, serta Rp 4 juta pada 30 Juni. Ketika didesak, NN beralasan sistem investasinya error.“Pelaku bahkan melibatkan seorang perempuan berinisial DA (39) yang mengaku sebagai admin. Keduanya meyakinkan korban bahwa sistem sedang bermasalah,” ujar Ade.Setelah mengembalikan sebagian kecil uang, Rp 5 juta dan Rp 800.000, NN lenyap tanpa kabar.Baca juga: Cerita Magdalena Jadi Korban Investasi Trading Emas MIA, Rugi Rp 600 Juta, Polisi Sebut Minim Saksi


(prf/ega)